Amerika Kirim Rudal Anti-Kapal Canggih ke Ukraina , Target Hancurkan Kapal Rusia di Laut Hitam !
pakar angkatan laut di Institut Hudson, bilang, 12 hingga 24 rudal anti-kapal seperti Harpoon dengan jangkauan lebih dari 100 km akan cukup untuk meng
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Amerika Serikat kembali berencana mengirimkan paket senjata baru ke Ukraina .
Demi mendukung Ukraine memerangi Rusia , dalam update berita perang Rusia Vs Ukraina terkini .
Senjata baru yang sedianya akan dikirim ke Ukraine tersebut adalah rudal anti-kapal canggih !
• Perang Rusia Vs Ukraina Terkini | Area Industri Donbass Hancur! Volodymyr Zelensky: Tak Masuk Akal
Dirangkum dari laman Kontan.co.id Jumat 20 Mei 2022, rencana memasok rudal anti-kapal canggih ke Ukraina.
Di mana pengiriman senjata terbaru ini juga dimaksudkan untuk membantu menghancurkan kapal perang Rusia di Laut Hitam.
• Finlandia Ngotot Gabung NATO , Rusia Mulai Kirim Rudal Berkemampuan Nuklir | Estonia Dkk Terancam ?
Dan mengalahkan blokade Angkatan Laut Rusia, kata para pejabat Amerika Serikat, di tengah kekhawatiran senjata yang lebih kuat akan meningkatkan konflik.
Ukraina tidak merahasiakan, mereka menginginkan senjata AS yang lebih canggih di luar artileri, rudal Javelin dan Stinger, dan senjata lainnya yang sudah mereka terima saat ini.
Daftar Kyiv, misalnya, termasuk rudal yang bisa mendorong Angkatan Laut Rusia menjauh dari pelabuhan Laut Hitamnya, memungkinkan pengiriman biji-bijian dan produk pertanian lainnya bergulir kembali ke seluruh dunia.
Hanya mantan pejabat dan pejabat AS saat ini menyebutkan kepada Reuters, ada hambatan untuk mengirim senjata jarak jauh yang lebih kuat ke Ukraina.
Yang mencakup persyaratan pelatihan yang panjang dan kesulitan memelihara peralatan.
• Daftar 32 Klub Lolos Liga Champions 2022/2023, Tanpa Wakil Rusia, Siapa Saja Pesertanya?
Selain itu, kekhawatiran persenjataan AS bisa pasukan Rusia kuasai, di samping ketakutan akan eskalasi konflik.
Tetapi, tiga pejabat dan dua sumber Kongres AS kepada Reuters mengatakan, dua jenis rudal anti-kapal yang kuat, Harpoon dan Naval Strike Missile sedang dalam pertimbangan untuk pengiriman langsung ke Ukraina,
Atau melalui sekutu Eropa yang memiliki rudal.
Pada April lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengimbau Portugal untuk menyediakan rudal Harpoon kepada militer Ukraina, yang memiliki jangkauan hingga hampir 300 km.
Tetapi, ada beberapa masalah yang membuat Ukraina tidak bisa menerima rudal tersebut.