Berikut Rangkaian Kegiatan Personel Polsek Matan Hilir Selatan dan Polsek Matan Hilir Utara
Beberapa orang ditunda divaksin, karena sementara sakit, dan sebagiannya lagi memang tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit bawaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan vaksinasi Bhabinkamtibmas Polsek Matan Hilir Selatan, Polres Ketapang, Polda Kalbar laksanakan pam vaksinasi.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Pos Pelayanan Vaksinasi Ale-ale, Rabu 11 Mei 2022 pagi, dilakukan pengamanan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Matan Hilir Selatan Aipda Wawan Hardiansyah.
Sebelum suntik vaksinasi dilakukan, tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Sungai Besar melakukan screening bagi penerima vaksinasi yang mana kemudian jika setelah melewati screening awal dapat di nyatakan kelayakan untuk di vaksin, setelah itu baru kemudian petugas kesehatan memberikan vaksin kepada penerima.
Kapolsek Matan Hilir Selatan IPDA Edi Tulus Wianto,S.H menyampaikan benar personilnya melakukan pengamanan kegiatan vaksinasi di Pos Pelayanan Vaksinasi Ale-ale, agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan memastikan kegiatan vaksinasi sesuai jadwal dan sesuai target pemerintah.
“Hari ini dilakukan vaksinasi di Pos Pelayanan Vaksinasi Ale-ale berjalan dengan lancar dan mengatakan bahwa sesuai data yang diperoleh bahwa dari keseluruhan peserta penerima vaksin tidak semuanya dinyatakan lolos screening dan dapat di vaksinasi.
“Beberapa orang ditunda divaksin, karena sementara sakit, dan sebagiannya lagi memang tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit bawaan,” ungkap Kapolsek.
Cegah Karhutla
Salah satu upaya Polsek Matan Hilir Utara dalam mecegah bahaya karhutla yaitu dengan rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan membakar hutan dan lahan yang mana hal tersebut sesuai isi dari Maklumat Kapolda Kalbar nomor : Mak /3/IV/2022.
Bripka Dariyanto juga melakukan patroli sekaligus memberikan sosialisasi terhadap masyarakat yang ada di sekitar dusun Plansi Desa Kuala Satong Kecamatan Matan Hilir Utara.

Bripka Dariyanto menyampaikan ajakan untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembersihan lahan maupun pekarangan dengan cara membakar karena hal tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas.
“Saya berharap warga tidak membersihkan lahan dengan membakar, karena dapat memicu terjadinya karhutla yang dampaknya sangat merugikan dan membahayakan kesehatan kita semua khususnya di kecamatan Matan Hilir Utara," terang Bripka Dariyanto.