Efek Samping Keseringan Makan Mie Instan saat Sahur dan Buka Puasa
Apakah sering mengonsumsi mi instan saat sahur atau berbuka puasa aman bagi kesehatan tubuh kita?
Salah satu kebiasaan orang Indonesia lainnya adalah menambahkan nasi dan telur pada mi instan.
Apakah mi instan dengan nasi dan telur apakah mencukupi kandungan gizi?
Ternyata, makan mi instan tetap tidak disarankan oleh ahli gizi, lo, teman-teman.
Karena nasi dan mi instan adalah perpadian karbohidrat sederhana yang minim gizi dan bisa membuat kita lapar lebih cepat.
Selain itu, kelebihan karbohidrat akan menyebabkan kita mudah mengantuk.
Menurut ahli gizi, sahur yang ideal terdiri dari beras merah atau karbohidrat lain yang tinggi serat dan ikan atau daging ayam yang tidak digoreng sebagai sumber protein.
Selain itu, ditambah sayur dan buah yang tinggi air untuk mencegah dehidrasi.
Jika teman-teman ingin makan sahur dengan nasi dan mi instan, lengkapi asupan dengan makan tinggi serat dan proteinnya, ya.
Cara Memasak Mi Instan Lebih Sehat
Rasa mi instan yang enak banyak digemari, termasuk teman-teman sendiri.
Jika ingin memasak mi instan, cobalah menambahkan bahan-bahan yang dianjurkan ahli gizi, ya.
Teman-teman bisa memasak mi instan dengan sayuran, daging sapi, daging ayam, ikan, hingga telur rebus.
Jangan lupa beri tubuh asupan bergizi lainnya dari buah-buahan tinggi serat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Efek-Samping-Keseringan-Makan-Mie-Instan-saat-Sahur-dan-Buka-Puasa.jpg)