Kelola Lahan Pertanian untuk Cegah Karhutla, MPA Desa Kuala Dua Raup Untung hingga Rp 70 Juta
Animo Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kuala Dua melindungi hutan disambut BRGM dengan pemberian insentif.
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara | Editor: AMALIA PURNAMA SARI
Salah satu anggota MPA bernama Saban mengatakan, bantuan dari BRGM sangat baik untuk petani. Dia mengaku, pendapatannya bertambah berkat adanya lahan pertanian ini.
Personel Polsek Mempawah Hulu Berpatroli dan Sampaikan Imbauan Stop Karhutla
Saban menuturkan, pengolahan lahan juga terkendala kebutuhan ketersediaan pupuk kandang. Sebab, lahan gambut membutuhkan banyak pupuk kandang agar tanah dapat subur.
“Jika diberikan sapi kebutuhan akan pupuk kandang akan berkurang sehingga dapat menghemat modal dan mendapatkan keuntungan lebih,” usulnya.
Sementara itu, Kepala Kelompok Kerja (Pokja) BRGM wilayah Kalimantan dan Papua, Jany Tri Raharja menjelaskan, tahun 2021 BRGM membangun lima unit sekat kanal di desa Kuala Dua agar air gambut tertahan.
Program tersebut dilaksanakan MPA secara swakelola. Kelompok masyarakat (pokmas) di desa tersebut juga telah diberikan bantuan penggemukan sapi.
• Personel Polsek Menyuke Sosialisasi untuk Mencegah Karhutla
"Upaya ini diharapkan restorasi gambut berjalan baik dan berdampak jangka panjang karena masyarakat secara ekonomi memperoleh manfaat dari gambut tanpa harus dikeringkan," terang Jany.