Ramadhan Kareem

Arti Ramadhan Menurut Ustadz Abdul Somad, Apa Saja Persiapannya?

Biasanya sesuatu yang disebutkan namanya di Quran karena sangat buruk, tapi juga karena kemuliaan dan keagungan yang luar biasa.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Tribun Wow
Ilustrasi Marhaban Ya Ramadhan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan hijriyah atau qomariyah.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa karena banyak sekali keutamaannya.

Satu di antaranya adalah dilipatgandakannya pahala amalan.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, Ramadan adalah satu-satunya bulan yang disebutkan Allah di dalam al Quran.

Biasanya sesuatu yang disebutkan namanya di Quran karena sangat buruk, tapi juga karena kemuliaan dan keagungan yang luar biasa.

Kapan Waktu Sholat Tarawih Ramadhan ? Apakah Sholat Tarawih Boleh Dikerjakan Setelah Tidur Dulu ?

"Ramadan, asal katanya adalah 'Romdho' artinya panas. Kenapa bulan ini disebut panas? Karena memang pada saat siang hari, leher ini rasanya kering karena memang panas luar biasa," kata Ustadz Abdul Somad dalam satu tausiyahnya.

"Karena tidak ada air yang lalu di tenggorokan dari terbit fajar sampai terbenam matahari," kata Ustadz Abdul Somad.

Tapi ada juga makna lain dari Ramadan.

"Dia disebut panas ketika kita gali tanah, ditemukan ada besi yang sudah lama di dalam tanah, berkarat, lalu kemudian besi itu kita panaskan ke dalam api yang bergejolak," kata UAS.

Hukum Sengaja Menelan Air Liur dan Dahak saat Puasa Ramadhan

"Setelah dia memerah lalu kita tarik, kita pukulkan ke lantai. Satu kali hentakan maka rontoklah karatnya. Begitulah agaknya kita dengan bulan Ramadan," kata Ustadz Abdul Somad.

Selama 11 bulan semuanya berkarat.

Mata berkarat, telingan berkarat, lidah berkarat, otak berkarat, hati berkarat, semuanya berkarat dengan karat-karat dosa.

Lalu dilepaskan semuanya ini dengan panaskan dengan ibadah-ibadah.

"Siangnya diisi dengan shiyam (berpuasa), malamnya diisi dengan qiyam," kata UAS.

Bagaimanakah Cara Menentukan Awal Ramadhan? Apa Arti Ru yah dan Hisab?

Ustadz Abdul Somad mengatakan, siapa yang tegak di waktu malam, karena keimanan dan hanya berharap balasan dari Allah maka diampunkan juga dosa-dosanya di masa lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved