Tinju Dunia
Berapa Berat Sarung Tinju?
Sarung tinju yang digunakan atlet pun beraneka ragam dan mempunyai ciri khas masing-masing.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tinju merupakan satu diantara olahraga yang mendunia.
Sejumlah atlet telah lahir termasuk dari Indonesia.
Dalam pertandingan atau laga tinju, atlet diwajibkan menggunakan sarung tinju.
Sarung tinju yang digunakan atlet pun beraneka ragam dan mempunyai ciri khas masing-masing.
Lalu, berapa sebenarnya berat dari sarung tinju?
Dilansir dari Marca, ternyata berat sarung tinju untuk pertarungan profesional diatur, tergantung pada divisi di mana seorang petinju berada, berat yang dimiliki sarung tangan berbeda.
• Tinju Dunia 2022: Mantan Juara Kelas Berat Minta Laga Canelo Alvarez vs Dmitry Bivol Dibatalkan
Ada model dan bobot yang berbeda.
Dalam tinju profesional ada dua bobot yang berbeda untuk sarung tinju.
Berat minimum dari pemula hingga kelas welter: 8 ons (226 gram)
Berat minimum untuk kelas welter Super hingga kelas berat: 10 ons (283 gram)
Sarung tinju digunakan dengan tujuan untuk melunakkan benturan selama latihan dan pertempuran.
Sarung tangan sering dikombinasikan dengan perban untuk merawat tangan atau mencegah cedera.
Sarung tinju modern dimaksudkan untuk mengurangi luka atau luka di wajah lawan.
• Jadwal Tinju Dunia Hari Minggu: Duel Belum Pernah Kalah Ortiz Jr vs Petinju Inggris McKinson
Bahkan terbukti mampu mengurangi kekuatan pukulan yang dilontarkan petinju hingga 70%.
Semakin rendah berat sarung tangan, semakin kuat pukulannya karena bantalannya lebih sedikit, dan kecepatan pukulannya juga semakin meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/juara-kelas-berat-wbc-tyson-fury-1.jpg)