Antisipasi Kebakaran Lahan, BPBD Sambas Sebut Kecamatan Rawan
“Masuk ke dalam kategori A itu Kecamatan Selakau Timur, Paloh, Teluk Keramat, Subah, Tekarang, Galing,” jelasnya.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Efizar, menyebut beberapa wilayah di Kabupaten Sambas rawan terjadi kebakaran lahan.
Efizar mengatakan ada beberapa wilayah rawan terjadi kebakaran di Sambas bahkan diantaranya sudah mulai terjadi kebakaran.
“Wilayah wilayah rawan itu Kecamatan Subah, Sajingan, Galing, Teluk Keramat, Tengaran, Selakau Timur, Jawai, Paloh, Sambas, Tebas,” sebutnya.
Dia mengatakan bahwa daerah daerah itu merupakan kategori rawan kebakaran lahan di Kabupaten Sambas. Namun demikian pihaknya melaporkan titik api mulai muncul diantaranya di Kecamatan Tekarang.
• Lakukan Vaksinasi di Sambas, BINDA Kalbar Targetkan 5000 Dosis Per Hari
“Kita berkoordinasi dengan Manggala Agni bahwa memang sudah ada titik api di sebuah Desa di Tekarang, namun pihak Manggala Agni telah lebih dahulu bertindak,” katanya.
Diantara daerah rawan itu kata dia, terdapat wilayah yang masuk kategori daerah A atau daerah yang setiap tahun terjadi kebakaran lahan.
“Masuk ke dalam kategori A itu Kecamatan Selakau Timur, Paloh, Teluk Keramat, Subah, Tekarang, Galing,” jelasnya.
Dia mengatakan pihaknya bersama Manggala Agni dan instansi terkait melakukan koordinasi untuk segera cepat mengambil tindakan apabila terdapat laporan kebakaran lahan.
“Kami selalu berkoordinasi, sebab karena BPBD juga dalam hal ini kekurangan personil maka berkerjasama dengan Manggala Agni yang lebih konsen,” jelasnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sambas untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Saat ini sedang musim kemarau, kata dia warga diharapkan untuk tidak membakar lahan.
“Kalau ingin membuka lahan kalau perlu jangan dibakar, kemudian utamakan koordinasi dengan Kepala Desa atau pemangku jabatan jika ingin membuka lahan,” tuturnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Sambas)