Jajaran Polres Mempawah Sigap Padamkan Karhutla di Desa Pasir Mempawah Hilir

Dengan mesin air dan selang yang diangkut dari Mapolres Mempawah, proses pemadaman pun segera dilakukan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
Dok. Polres Mempawah
Unit Sabhara Polres Mempawah dan Polsek Mempawah Hilir bergerak cepat saat mendapat kabar ada sebuah lahan terbakar di Dusun Suap, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 23 Februari 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Unit Sabhara Polres Mempawah dan Polsek Mempawah Hilir bergerak cepat saat mendapat kabar ada sebuah lahan terbakar di Dusun Suap, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 23 Februari 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

Dipimpin dua perwira, yakni Kasat Sabhara Iptu Tohari, dan Kapolsek Mempawah Hilir, AKP Amren Lumban Siantar, beserta anggota, serombongan polisi ini langsung berjibaku untuk memadamkan api begitu tiba di lokasi.

Saat tiba di lokasi, api sudah cukup besar melalap semak-semak di lahan yang ditanami pohon sawit. Terlebih di lokasi itu berdiri pula sebuah bangunan sarang burung walet milik warga.

Cegah Karhutla di Kota Singkawang, Personel Satbinmas Gencar Imbau Masyarakat 

Dengan mesin air dan selang yang diangkut dari Mapolres Mempawah, proses pemadaman pun segera dilakukan.

“Begitu tiba, kami langsung berusaha memblokir api agar tidak merambat ke bangunan sarang burung walet milik warga. Setelah itu pemadaman kami lakukan di lahan yang terbakar,” jelas Kasat Sabhara Polres Mempawah, Iptu Tohari, Kamis 24 Februari 2022.

Ia menjelaskan, kendala utama dalam pemadaman itu adalah jauhnya sumber air.

Karenanya, Satuan Sabhara dan Polsek Mempawah Hilir harus menyambung beberapa selang agar bisa menjangkau lahan yang terbakar.

“Kami bersyukur, dengan kekompakan personel, termasuk hadir pula Kapolsek Mempawah Hilir AKP Amren Lumban Siantar, dan Alhamdulillah api akhirnya dapat kami padamkan,” ujarnya bersyukur.

Meski api sudah padam, pihaknya tidak langsung pulang. Melainkan tetap melakukan upaya pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang bisa membesar.

“Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan mengantisipasi terulangnya karhutla di Dusun Suap, Desa Pasir,” terang Iptu Tohari.

[Update Berita Polda Kalbar]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved