Kadiskes Pontianak Akui Tiga Pekan Terkahir Stok Darah Berkurang

"Sehingga ada komunitas tersendiri, memang golongan ini jarang dibutuhkan, tetapi ketika dibutuhkan sangat sulit didapatkan," jelasnya.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ikut mendonorkan darahnya pada kegiatan donor darah massal di PMI Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang juga merupakan ketua harian PMI Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa tiga pekan terakhir ini stok darah di Kota Pontianak terjadi penurunan.

"Memang di bulan Februari 2022 tiga pekan terkahir stok darah berkurang, perharinya dibawah 15 kantong dan ini sangat kurang sehingga ketika rumah sakit membutuhkan kita banyak melakukan pemanggilan-pemanggilan kepada pendonor darah segar," ujarnya.

Kata Handanu, atas penurunan tersebut sehingga menghambat pelayanan kesehatan kepada pasien yang membutuhkan di beberapa rumah sakit di Kota Pontianak.

"Tentunya menghambat pelayan pasien di rumah sakit, karena proses darah yang baru sampai dengan disampaikan darah itu diperlukan sampai 6 jam. Tetapi kalau darahnya sudah siap tersedia, maka satu sampai dua jam bisa siap digunakan untuk pasien," jelasnya.

Launching Layanan Hotline Service PMI Kota Pontianak, Ingatkan Warga untuk Donor Darah

"Maka kita terus berupaya melaksanakan aksi donor darah secara massal seperti ini," kata Handanu.

Adapun golongan darah yang sulit didapat adalah AB dan O, serta O Rhesus negatif .

"Sehingga ada komunitas tersendiri, memang golongan ini jarang dibutuhkan, tetapi ketika dibutuhkan sangat sulit didapatkan," jelasnya.

Sedangkan golongan darah yang tersedia saat ini di PMI Kota Pontianak ialah golongan darah A dan golongan darah B. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved