Cara Mengatasi Demam Menggigil pada Orang Dewasa dan Anak
Demam yang terjadi saat meriang merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh dari serbuan benda asing.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketika daya tahan tubuh melemah dan rentan jadi tidak enak badan.
Meriang atau tidak enak badan menandakan tubuh sedang mengalami demam.
Melansir Medicine Net, meriang bisa terjadi saat suhu tubuh yang diukur dengan termometer, menunjukkan angka lebih dari 38 derajat Celcius.
Demam yang terjadi saat meriang merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh dari serbuan benda asing.
Benda asing tersebut bisa berupa virus, bakteri, jamur, obat-obatan, sampai racun.
Oleh tubuh kita, benda asing tersebut dianggap zat penghasil demam (disebut pirogen), yang memicu kekebalan tubuh.
Pirogen selanjutnya memberi sinyal pada otak bagian hipotalamus untuk membentuk pertahanan melawan infeksi. Caranya dengan menaikkan suhu tubuh.
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Apakah Orang Demam Boleh Mandi ?
Selain menyebabkan suhu tubuh naik, meriang terkadang disertai gejala:
- Menggigil, gemetar, atau kedinginan
- Otot atau sendi terasa pegal dan nyeri
- Sakit kepala
- Keringat berlebihan
- Jantung berdetak lebih cepat
- Kulit memerah
- Pusing Badan terasa lemah
- Mulut terasa pahit
- Kehilangan nafsu makan
• Pengertian Demam Lassa, Virus yang Mirip Covid-19 dan Menular Mengakibatkan Tuli 25 Persen
Meriang terkadang merupakan bagian gejala penyakit lain seperti radang tenggorokan, pilek, batuk, flu, dll.
Penyakit autoimun dan efek pengobatan berat seperti kanker juga menimbulkan efek meriang.
Cara menghilangkan meriang
Melansir Healthline, meriang bisa diatasi dengan cara tradisional maupun obat-obatan medis. Berikut beberapa cara mengatasi meriang:
1. Echinacea
Echinacea merupakan tumbuhan yang sudah berabad- abad digunakan penduduk asli AS sebagai obat herbal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-demam-4.jpg)