Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari agar Tidur Nyenyak
batuk di malam hari dapat mengganggu tidur dan mencegah seseorang untuk mendapatkan istirahat malam yang baik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Batuk yang terjadi pada malam hari memang sesuatu yang menyebalkan.
Sebab, batuk di malam hari dapat mengganggu tidur dan mencegah seseorang untuk mendapatkan istirahat malam yang baik.
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi batuk di malam hari.
Cara mengatasi ini harus disesuaikan dengan penyebab yang menyertainya.
Melansir dari Medical News Today, batuk di malam hari dapat disebabkan oleh berbagai kondisi.
Beberapa di antaranya bersifat jangka pendek dan hilang dalam satu atau dua minggu.
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Cara Mudah Mengobati Batuk Kering Agar Cepat Sembuh
Dalam kasus lain, penyebab batuk malam hari bisa bersifat jangka panjang.
Berikut ini merupakan beberapa kondisi yang menjadi penyebab umum batuk malam hari.
- alergi
- asma
- emfisema
- bronkitis kronis
- GERD
- demam
- flu
Setelah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya adalah menentukan cara efektif untuk mengatasinya.
Berikut beberapa cara mengatasi batuk di malam hari, seperti dihimpun dari Healthline dan Medical News Today.
1. Gunakan humidifier
Udara kering dapat memperburuk batuk.
Seseorang dapat mencoba menggunakan pelembab udara atau humidifier di malam hari untuk menambahkan kelembapan ke udara tempat mereka tidur.
Menambahkan kelembapan dengan metode ini dapat membantu menenangkan tenggorokan dan mencegah batuk.
Namun, terlalu banyak kelembaban dapat berkontribusi pada pertumbuhan jamur yang bisa menjadi alergen dan menyebabkan batuk lebih parah.
Alat yang disebut higrometer dapat digunakan untuk memeriksa tingkat kelembaban di dalam ruangan.
Higrometer biasanya dapat dibeli dari toko perangkat keras.
Konsultasikan dengan dokter mengenai kelembapan udara yang cocok untuk Anda.
• Ragam Jenis Obat Batuk Tradisional yang Terbukti Efektif Sembuhkan Batuk Kering hingga Berdahak
2. Gunakan filter udara dan anti alergi di kamar tidur
Ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap alergen, gejala alergi seperti batuk dapat terjadi.
Alergi debu adalah penyebab umum batuk, terutama di malam hari, saat terpapar tungau debu atau bulu hewan peliharaan di tempat tidur.
Berikut adalah beberapa strategi untuk mengatasi tungau, debu, bulu hewan piaraan, dan lain sebagainya.
- Menggunakan penyedot debu dengan filter HEPA di lantai kamar tidur setiap minggu untuk menghilangkan debu.
- Membersihkan kamar tidur dari debu.
- Mencuci tempat tidur dengan air panas seminggu sekali.
- Mandi sebelum tidur untuk menghilangkan alergen luar ruangan, seperti serbuk sari.
• Cara Mudah Tidur Nyenyak saat Sedang Sakit Flu Batuk dan Pilek
3. Kelola GERD
Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan sebagian isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan batuk, terutama di malam hari.
Orang yang menderita GERD harus berbicara dengan dokter mereka tentang mengelola kondisi mereka.
Menghindari makanan yang dapat memicu mulas dan tidak makan selama sekitar 4 jam sebelum tidur dapat membantu mengurangi gejala.
4. Minum teh dengan madu
Teh panas dengan madu dapat menenangkan tenggorokan, mengurangi iritasi, dan mengencerkan lendir.
Madu tidak boleh diberikan kepada anak-anak di bawah 1 tahun karena potensi risiko bentuk keracunan makanan yang disebut botulisme.
• Cara Meredakan Batuk saat Tidur Malam Hari
5. Tinggikan kepala
Batuk sering menjadi lebih buruk di malam hari karena seseorang berbaring telentang di tempat tidur.
Lendir dapat terkumpul di bagian belakang tenggorokan dan menyebabkan batuk.
Tidur dengan kepala ditinggikan dapat menurunkan postnasal drip dan gejala GERD.
Keduanya menyebabkan batuk di malam hari.
Seseorang dapat menopang kepala tempat tidurnya menggunakan beberapa bantal atau sandaran punggung.
Perubahan posisi tidur dapat memungkinkan lendir mengalir tanpa menyebabkan batuk.
• Cara Menghentikan Batuk Berdahak dengan Alami, Bisa dengan Hirup Uap Hangat
6. Berkumur dengan air garam hangat sebelum tidur
Air garam dapat meredakan sakit tenggorokan atau iritasi.
Air garam juga dapat membantu mengeluarkan lendir dari bagian belakang tenggorokan.
Untuk mengurangi batuk, seseorang dapat mencampur satu sendok teh garam dalamsegelas air hangat dan berkumur beberapa kali sebelum tidur.
Air garam harus dimuntahkan setelah berkumur dan tidak ditelan.
7. Berhenti merokok
Merokok sigaret adalah penyebab sering batuk jangka panjang.
Berhenti merokok akan membantu mengurangi batuk dari waktu ke waktu meskipun tidak akan menghentikan masalah dalam semalam.
• Apa itu Penyakit Mers ? Masih Keluarga dengan Virus Corona dengan Gejala ISPA, Batuk dan Demam
8. Mengobati asma
Asma adalah gangguan paru-paru jangka panjang yang melibatkan peradangan dan penyempitan saluran udara.
Gejala asma yang umum adalah batuk, yang sering menjadi lebih buruk di malam hari.
Menggunakan inhaler dapat menghentikan batuk di malam hari karena asma.
Beberapa inhaler mengandung obat pernapasan untuk membuka saluran udara yang dapat meredakan batuk dan membuat pernapasan lebih mudah.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Cara Mengatasi Batuk di Malam Hari"
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-4a44ssssaaa.jpg)