IKAPPASPON Gelar Ngaji Kitab, Aminullah: Ciri Khas yang Dimiliki Nahdlatul Ulama
Selain Ngaji Kitab, ada juga tradisi merawat silaturahim antar generasi untuk mengembangkan keilmuan khas NU itu sendiri
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka memperkuat tradisi keilmuan khas Nahdlatul Ulama (NU) dan silaturrahim antar generasi Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyah Pontianak (IKAPPASPON) menggelar Rutinan Ngaji Kitab dua kali dalam sebulan.
Kegiatan tersebut digelar pada Selasa 15 Februari 2022 kemarin malam.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kota Pontianak, Aminullah sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Rutinan Ngaji Kitab dan silaturrahim yang digelar oleh Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyah Pontianak (IKAPPASPON) tersebut.
"Tradisi Ngaji Kitab yang dilakukan oleh alumni Pondok Pesantren salah satunya IKAPPASPON merupakan tradisi dan ciri khas yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama. Maka kita mendukung kegiatan seperti ini, diharapkan terus berjalan," ujar Aminullah , Rabu 16 Februari 2022.
Selain Ngaji Kitab, ada juga tradisi merawat silaturahim antar generasi untuk mengembangkan keilmuan khas NU itu sendiri.
"Dalam ber-NU sendiri silaturrahim merupakan tradisi yang harus dirawat untuk saling menjaga hubungan antar manusia atau yang biasa kita sebut Ukhuwah Bashoriyah," ungkapnya.
Adapun salah satu Rutinan Ngaji Kitab yang digelar IKAPPASPON yaitu An Nasoihud Diniyah karangan dari Sayyid Abdullah bin Alawi Al Haddad dan ada beberapa kitab lainnya