Kisah Rayan Maroco Meninggal Dunia Setelah Berjuang 5 Hari Dalam Sumur 32 Meter
Kisah penyelamatan yang dramatis pasca Rayyan terjatuh ke dalam sumur se dalam 32 meter membuat aliran simpati dari masyarakat dunia.
"Setelah kecelakaan tragis yang mengorbankan nyawa anak Rayan Oram, Yang Mulia Raja Mohammed VI memanggil orang tua dari anak laki-laki yang meninggal setelah jatuh ke dalam sumur," kata istana kerajaan.
Raja pun telah menyatakan belasungkawa terdalam dan belas kasih yang tulus, tambahnya.
Kronologi Jatuhnya Rayan
Sebelumnya Rayan jatuh pada Selasa 1 Februari 2022 saat sang ayah sedang bekerja di sumur.
Upaya mengambil kembali Rayyan sangat sulis dilakukan karena porosnya yang lebar di permukaan tanah tapi semakin ke dalam semakin menyempit dan berbelok.
Buldoser dibawa untuk menggali sebagian besar lereng bukit di sebelah sumur, menciptakan parit besar yang sejajar dengan poros.
Para pekerja kemudian harus menggali terowongan horizontal melalui tanah berbatu dan berpasir untuk menghubungkan poros tempat anak itu terjebak dan mengeluarkannya.
Dilansir New York Post detik-detik terakhir penyelamatan yang rumit itu mengharuskan para pekerja menggali dengan sangat lambat dan dengan tangan karena menghindari keruntuhan yang bisa mengubur anak itu.
Pekerja harus berjuang menggali hanya 20 sentimeter, atau sekitar 7 inci, per jam.
Dalam penyelamatan itu Rayyan harus bertahan selama 5 hari dalam sumur hingga berhasil diangkat namun takdir berkata lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rayan-omar-meninggal-terjatuh-dalam-sumur-32-meter.jpg)