FKIP UM Pontianak Gelar Kemah Bakti Mahasiswa di Sambora Kecamatan Toho Mempawah
Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dedeh Kurniasih, menjelaskan KBM ini merupakan salah satu kegiatan tahunan BEM FKIP Universitas Muhamma
Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) mengadakan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) selama empat hari tiga malam, yakni 27-30 Januari 2022.
Kemah Bakti Mahasiswa FKIP UMP 2022 dilaksanakan dalam rangka menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada sub pengabdian kepada masyarakat, yang dipusatkan di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pembentukan Karakter Mahasiswa FKIP UM Pontianak sebagai Agent of Change melalui Kemah Bakti Mahasiswa”.
• Maknai Tahun Baru Imlek, MABT Mempawah: Rayakan dengan Sederhana dan Tetap Patuhi Prokes
Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dedeh Kurniasih, menjelaskan KBM ini merupakan salah satu kegiatan tahunan BEM FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak yang kembali diadakan pada kepengurusan periode 2021/2022.
"Kegiatan ini selain sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat juga lebih difokuskan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru dengan mahasiswa tingkat atas serta alumni," katanya, Rabu 2 Februari 2022.
Dirinya juga menjelaskan dalam kegiatan tersebut diikuti peserta berjumlah 55 orang mahasiswa baru, dan 30 orang panitia pelaksana KBM.
Sementara itu Ketua Panitia KBM, Sholahuddin, mengucapkan terimakasihnya atas respon luarbiasa yang ditunjukkan oleh mahasiswa baru dan masyarakat Desa Sambora yang antusias menyambut kedatangan dan kegiatan yang dilaksanakan.
"Alhamdulillah, kita bisa memberikan warna pada kegiatan KBM ini dengan merancang kegiatan yang bervariasi mulai dari acara kebersamaan setiap kelompok, yel-yel, senam pagi, outbound, sharing, sosialisasi ke sekolah, serta pengabdian langsung kepada masyarakat setempat," terangnya.
Lebih lanjut dirinya menceritakan kegiatan yang dilaksanakan, dimulai pada hari pertama saat kedatangan dan melakukan perkenalan dan ramah tamah bersama masyarakat Desa Sambora.
Dikatakannya juga pada hari kedua kegiatan, pada Jumat 28 Januari pihaknya melakukan sosialisasi kepada masing-masing enam sekolah, yakni SMAN 1 Mandor, SMKN 1 Mandor, MAS Penda’i Mandor, SDN 34 Sambora, SDN 11 Toho, dan MIS Hidayatul Athfal.
"Lalu pada sore harinya, peserta melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengadakan lomba estafet lele dan lomba makan kerupuk. Lomba tersebut diikuti dan dimeriahkan oleh Ibu-ibu dan anak-anak kawasan setempat," tuturnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pada hari ketiga pelaksanaan kegiatan diisi dengan kegiatan outbound, dan penjelajahan alam, dan demi menambah kekompakan mahasiswa.
"Lalu pada malam harinya dilanjutkan dengan kegiatan pentas seni, dan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan pembagian hadiah kepada pemenang lomba masyarakat beserta pembagian reward untuk peserta KBM yang memperoleh kategori kelompok terbaik, kelompok outbound terbaik, yel-yel terbaik, dan pensi terbaik," terangnya.
Lebih jauh dirinya berharap setelah terlaksananya kegiatan KBM ini, diharapkan seluruh mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak dapat menjaga nama baik FKIP dan turut bersinergi membangun FKIP lebih maju dan jaya.
"Serta diharapkan juga mahasiswa dapat bekerja sama dengan baik dalam tim maupun diluar tim dan mampu bersosialisasi dengan baik terhadap siapapun dan dimanapun tanpa memandang derajat, agama, ras, dan budaya," tutupnya. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/badan-eksekutif-mahasiswa-bem-fakultas-keguruan-sdf.jpg)