Sosok Cornelis Hingga Mahyudin Diusulkan Jadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara

"Bukan tidak mungkin kalau Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Pimpin oleh orang Kalimantan, kelak Presiden juga akan berasal dari orang Kalimantan,"

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Drs Cornelis MH 

TRIBUNPONTIANAK.CO. ID - Pernyataan Presiden terkait kriteria calon kepala badan otorita ibu kota negara yang berlatar belakang arsitek dan memiliki pengalaman sebagai kepala daerah terus memunculkan nama-nama tokoh yang dianggap mampu memimpin ibu kota negara yang baru.

Terlepas dari pro dan kontra terkait kriteria yang dilontarkan presiden, senator Kalbar, H Sukiryanto asal Kalimantan Barat juga memberikan tanggapan terkait hal tersebut.

Di dalam pernyataannya H Sukiryanto yang juga ketua komite IV DPD RI ini memahami bahwa itu merupakan hak prerogatif Presiden.

Namun pria yang juga Ketua ISMI Kalbar ini mengharapkan agar Presiden juga bisa mempertimbangkan masukan-masukan dari masyarakat Kalimantan pada khususnya.

"Terkait yang berpengalaman sebagai kepala daerah tentunya banyak ya, di Kalbar sendiri ada Bapak Cornelis atau di Kalteng ada Bapak Teras Narang, atau mantan bupati malinau Bapak Marthin Billa dan Kalimantan juga memiliki Bapak Mahyudin yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dan sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI," kata Sukiryanto, Minggu 23 Januari 2022.

Ahok Jadi Pemimpin Ibu Kota Negara (IKN) yang Baru? Hinca: Nyali Besar Sangat Dibutuhkan

Kemudian terkait latar belakang arsitek, Ketua Perkumpulan Merah Putih ini menambahkan bahwa tentunya nanti Kepala Badan Otorita IKN akan dibantu dengan orang-orang terbaik.

Sedangkan untuk berlatar belakang arsitek kalau memang Presiden menganggap perlu bisa dicari.

UU IKN sendiri telah disahkan oleh DPR pada 18 Januari 2022 lalu dan kemudian nama Nusantara disepakati sebagai nama ibu kota negara.

"Sekali lagi saya menegaskan bahwa harusnya yang menjadi kepala badan otorita ibu kota negara adalah orang Kalimantan, selain memang Kalimantan memiliki figur yang mumpuni, orang Kalimantan juga akan lebih mudah dalam mengelola dinamika pada fase-fase awal ini karena memahami betul karakteristik Kalimantan." Sukiryanto.

Masyarakat Berpotensi Tak Bisa Tentukan Kepala Daerah di “Nusantara” Ibu Kota Baru Indonesia

Senator Kalbar Sukiryanto bersama dengan Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin dalam kunjungan kerja ke Bosnia beberapa waktu lalu.
Senator Kalbar Sukiryanto bersama dengan Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin dalam kunjungan kerja ke Bosnia beberapa waktu lalu. (Sukiryanto File)

Ketua IKBM Kalbar ini juga mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan agar mendukung penuh IKN ini.

Terlepas dari ekses yang diakibatkan oleh pembangunan tersebut, disisi lain besar manfaatnya bagi pulau Kalimantan dan ini juga menjadi momentum bersejarah untuk Kalimantan.

"Bukan tidak mungkin kalau Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Pimpin oleh orang Kalimantan, kelak Presiden juga akan berasal dari orang Kalimantan," tutupnya. 

Sebelumnya,

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap keinginannya terkait kriteria yang dimiliki oleh sang calon pemimpin di IKN Nusantara.

Jokowi mengharapkan setidaknya orang tersebut memiliki latar belakang arsitek dan pernah memimpin daerah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved