Hitung-Hitungan Jika Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Bersanding di Pilpres 2024

Prabowo menempati posisi paling atas sebagai calon presiden Indonesia pada 2024 mengungguli lima tokoh lainnya.

TRIBUNNEWS.COM
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara dan Wapres Jusuf Kalla berbincang dengan Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri)) dan Gubernur terpilih Anies Baswedan (kiri) usai mengikuti prosesi pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berdasarkan hasil Lembaga Jaringan Survei Publik Indonesia (JSPI), nama Prabowo Subianto cocok disandingkan dengan siapa saja untuk Pilpres 2024 termasuk Anies Baswedan.

Prabowo menempati posisi paling atas sebagai calon presiden Indonesia pada 2024 mengungguli lima tokoh lainnya.

“Simulasi enam calon, elektabilitas tertinggi masih di pegang Prabowo Subianto dengan raihan keterpilihan sebesar 28,3%,” ucap Manager Riset JSPI, Yuyun Andriani, Kamis 13 Januari 2022.

"Di dalam survei tersebut, ada beberapa kategori yang diangkat untuk dijadikan bahan analisa dan kajian ilmiah. Yakni elektabilitas, likeabilitas, popularitas dan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan yang berjalan saat ini," jelas Yuyun.

Pertama, untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan yang berjalan di bawah kepemimpin Presiden Joko Widodo dan jajaran Kabinet Indonesia Maju khususnya di sepanjang tahun 2021, mayoritas masyarakat merasa puas dengan perolehan persentase 60,3 persen.

Sementara yang merasa sangat puasa sebesar 10,4 persen, dan yang merasa biasa saja sebanyak 20,1 persen.

Elektabilitas Ketum Parpol: Nama Airlangga Hartarto Muncul Tempel Prabowo Subianto dan AHY

Pun demikian, ada fakta yang cukup menarik.

Meskipun mayoritas masyarakat merasa puas dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo, akan tetapi mereka juga sepakat ketika ada kocok ulang kembali posisi para menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Mereka yang setuju ada reshuffle di 2022 sebesar 53,7 persen, yang sangat setuju sebesar 4,5 persen dan yang abstain sebesar 18,4 persen.

"Secara simultan upaya pengendalian situasi nasional di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 juga tersampaikan oleh masyarakat. Di mana mereka sangat ingin pencapaian utama pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Maruf adalah tuntasnya Covid-19 karena berdampak kurang baik terhadap siklus kehidupan saat ini," katanya.

Selanjutnya, JSPI mengukur seberapa terkenalkan para tokoh publik yang masuk radar sebagai bakal calon Presiden Republik Indonesia di Pilpres 2024 mendatang.

Ternyata publik lebih kenal dengan sosok Menteri Pertahana sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra yakni Prabowo Subianto sebesar 91,1 persen.

Kemudian disusul oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Memparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 81,1 persen, disusul oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan 73,4 persen.

Kemudian Gubernur Jawa Barat Mohammad Ridwan Kamil sebesar 70,2 persen, selanjutnya ada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimuriti Yudhoyono (AHY) sebesar 70 persen.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved