Apa Itu Skandal Match Fixing & 45 Nama Pemain Laos Dihukum Seumur Hidup Tak Boleh Main Sepakbola
Namun, diduga praktik kotor tersebut dilakukan pemain Laos saat berhadapan dengan Malaysia dan Timnas Indonesia.
Salah satu pemain mengungkapkan menerima uang senilai Rp 400 juta untuk mengalah dalam pertandingan.
Lain halnya dari pengakuan jebolan pelatnas PBSI, Aggripina Prima Rahmanto Putra.
Dia merupakan satu dari delapan atlet yang terlibat match fixing di bulu tangkis.
Aggripina mengungkapkan disuruh kalah dalam salah satu pertandingannya.
Aggripina mendapat tawaran Rp 13 juta untuk mengalah, tetapi dia tolak.
"Tapi alhamdulillah masih bisa saya tolak. Saya kan kerja di bulutangkis masa saya melanggar aturan bulutangkis. Mau mencari duit di mana?," kata Aggripina dalam akun YouTube miliknya.
"Tiba-tiba (kemudian hari) HT ditangkap BWF. Nah terus dia digeledah. Ada handphone-nya digeledah dilihat isinya apa saja."
"Berhubung saya pernah chat dengan HT, jadi saya dikaitkan juga dalam kasus ini (HT). Tapi saya sudah konfirmasi ke BWF saya telah menolak dan BWF juga sudah jelas," ungkapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul 45 Pemain Laos Terlibat Match Fixing, Laga Lawan Malaysia & Indonesia Jadi Sorotan di Piala AFF 2020,