Apa Itu Skandal Match Fixing & 45 Nama Pemain Laos Dihukum Seumur Hidup Tak Boleh Main Sepakbola

Namun, diduga praktik kotor tersebut dilakukan pemain Laos saat berhadapan dengan Malaysia dan Timnas Indonesia.

Editor: Syahroni
YONG TECK LIM / GETTY IMAGES ASIAPAC / GETTY IMAGES VIA AFP
Kydavone Souvanny #9 dari Laos mengontrol bola melawan Evan Dimas Darmono #6 dari Indonesia pada paruh pertama pertandingan Grup B Piala AFF Suzuki di Stadion Bishan pada 12 Desember 2021 di Singapura. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebanyak 45 pemain sepakbola Laos mendapatkan hukuman atau sanksi berat dari FIFA.

Mereka dilarang untuk bermain sepakbola seumur hidup karena skandal match fixing.

45 nama pemain Laos terbukti melakukan permainan yang tidak fairplay.

Skandal match fixing itu terungkap setelah gelaran Piala AFF 2020 di Singapura selesai.

Diduga dari ke-45 pesepakbola tersebut, juga melakukan praktik pengaturan skor atau pengaturan pertandingan saat Laos berlaga di babak penyisihan grup Piala AFF 2020.

Hasil India Open 2022: Hendra/Ahsan Menang Dua Set Langsung, Tiga Wakil Malaysia ke Babak 16 Besar

Terkait hukuman dari FIFA, Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Nasional Laos (LFF), Kanya Kaewmani mengungkapkan 45 pesepakbola dijatuhi sanksi berat oleh FIFA, yakni larangan bermain sepak bola secara profesional seumur hidup.

Tak hanya itu saja, dari hasil penyelidikan FIFA, terbukti praktik match fixing telah berlansung selama bertahun-tahun di sepak bola Loas.

“Saat ini ada sebanyak 45 pesepakbola yang dilarang bermain sepak bola seumur hidup FIFA," tutur Kanya Kaewmani saat menggelar konfrensi pers, pada 7 Januari 2022 di stadion Nasional Utama ke-16 di Vientiane City.

"Ke-45 pesepakbola tersebut terlibat dalam match fixing, yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun di banyak turnamen tingkat nasional.”

Terungkapnya kasus ini merupakan skandal terbesar di sepak bola Loas.

Pasalnya, terdapat banyak pemain yang terlibat dalam skandal pengaturan skor tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai partai mana yang dijadikan lahan match fixing oleh pemain Laos di Piala AFF 2020.

Namun, diduga praktik kotor tersebut dilakukan pemain Laos saat berhadapan dengan Malaysia dan Timnas Indonesia.

Pasalnya, terdapat sejumlah kejanggalan yang terjadi pada laga tersebut.

Hasil India Open 2022: Hendra/Ahsan Menang Dua Set Langsung, Tiga Wakil Malaysia ke Babak 16 Besar

Apa itu Match Fixing?

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved