Sinto Berikan Penjelasan Tentang Capaian Vaksinasi Lansia dan Ibu Hamil Belum Maksimal di Sintang
Begitu pula dengan lansia, Mereka masih menolak divaksin dengan pelbagai alasan. Sebagian lansia menolak karena mereka menganggap tidak ada kepentinga
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Meski mencapai target 71 persen pada akhir tahun 2021, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kesulitan dalam mengejar vaksinasi khusus lansia dan ibu hamil.
Khusus lansia, capaian vaksinasi per Selasa 5 Januari 2022, baru 53,29 persen, sementara ibu hamil, 48 persen. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengatakan ibu hamil masih enggan divaksin dengan pelbagai alasan.
"Cakupan vaksinasi pertama diangka 71 peren, lansia 53, ibu hamil baru 48 persen. Karena ibu hamil ini banyak sekali alasannya. Pada saat mau divaksin, dan sudah leway 3 bulan (kehamilan) ibunya minta nunggu setelah melahirkan, begitu sudah melahirkan, tunggu anaknya selesai menyusui, tidak divaksin-vaksin," kata Sinto, Rabu 5 Januari 2022.
• Seorang Pelajar Tenggalam di Sungai Kapuas Sintang Ditemukan Meninggal Dunia, Punya Riwayat Epilepsi
Begitu pula dengan lansia. Mereka masih menolak divaksin dengan pelbagai alasan. Sebagian lansia menolak karena mereka menganggap tidak ada kepentingan ke luar kota dan sudah tua.
"Yang lansia pun begitu, mau divaksin jawabnya, 'Ah saya sudah tua, saya pun ndak ke mana-mana, mau mati matilah', Banyak (alasan seperti) itu, ada yang didatangi teman-teman puskemas dor to dor begitu kita datangi, dia ngumpet di dapur, takut divaksin, anak dan menantunya tidak berani bujuk," kata Sinto.
Sinto berharap dukungan dari organisasi wanita di Kabupaten Sintang, untuk memberikan pemahaman bagi lansia dan ibu hamil agar bersedis divaksin. Menurutnya, peran perempuan sangat penting untuk kesuksesan vaksinasi pencegahan COVID di Kabupaten Sintang.
"Kami mengharapkan dukungan dari organisasi wanita, untuk membujuk lansia supaya mau divaksin. Peran wanita ini penting untuk vaksinasi lansia dan ibu hamil," harap Sinto.
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sintang disebut Sinto sudah membantu menyosialisasikan pentingnya vaksinasi di lingkungan tetangga. Dia berharap, kedepan organisasi wanita lebih masif membantu pemerintah.
"GOW Sintang sudah mulai di sekitar lingkungan sudah menyosialisasikan tentang vaksinasi, beberapa angota mulai menjaring tingkat RT kemudian menginformasikan, tim kita yang turun," ujarnya.
"Gak perlu besar, ambil aja di lingkungan masing-masing dan itu sudah dilakukan tetapi harus lebih massif lagi. Kita datang layani vaksinasi kalau memang tidak bisa datang ke dinkes atau puskemas. Sekarang kita kejar vaksinasi lansia diangka 60 persen, sedikit lagi," ujar Sinto. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang]