Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Kalbar Sepekan Kedepan
Nanang menjelaskan, bahwa mulai tiga hari kedepan, gelombang tinggi, dari kategori tinggi, sedang, dan rendah akan terjadi di sejumlah perairan sebela
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori, mengatakan, diperkirakan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir, dan angin kencang berdurasi singkat, akan terjadi di sebagian wilayah darat Kalimantan Barat.
“Cuaca ekstrem tersebut mulai dari tanggal 31 Desember 2021, dan akan terus berlangsung hingga tanggal 5 Januari 2022, pada wilayah laut dan perairan sebelah barat Kalbar, serta di sebagian besar wilayah darat Kalbar,” katanya, Kamis, 30 Desember 2021, dalam rilis diterima Tribun Pontianak.
Nanang menjelaskan, bahwa mulai tiga hari kedepan, gelombang tinggi, dari kategori tinggi, sedang, dan rendah akan terjadi di sejumlah perairan sebelah barat Kalbar.
“Tiga hari kedepan gelombang, kategori tinggi 2.5-4.0 meter, di perkirakan akan tejadi di laut Natuna Utara dan perairan Utara Natuna. Tinggi gelombang di perairan Singkawang-Sambas, di perkirakan masuk dalam kategori menengah 1.25 - 2.50 meter. Sedangkan di perairan Pontianak - Mempawah, hingga perairan kendawangan, di perkirakan tinggi gelombang kategori rendah di bawah 1.25 meter,” jelasnya.
• Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini Kamis 30, Jumat 31 Desember 2021 Besok & Daerah Hujan Lebat
Pasang air laut di pesisir barat Kalbar, diprakirakan akan berada pada fase maksimum, dari tanggal 2 sampai dengan 7 Januari 2022.
Nanang menghimbau masyarakat di pesisir barat Kalbar, untuk meningkatkan kewaspadaan potensi terjadinya genangan banjir.
“Masyarakat dan pihak-pihak terkait, perlu melakukan sejumlah langkah antisipasi seperti memastikan kapasitas dan tata kelola air siap, untuk menampung peningkatan curah hujan dan pasang air laut maksimum,” tuturnya.
“Adapun beberapa antisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat, saat ada potensi terjadi angin kencang ataupun petir, untuk tidak berlindung di bawah pohon ataupun tiang listrik, tidak berada di sawah atau lapangan dan tempat terbuka lainnya,” pukasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peringatan-dini-cuaca-hari-ini.jpg)