Pola Hidup Sehat

Mengapa Kedutan Pada Mata Bisa Terjadi? Pernahkah Kamu Mengalaminya dan Apa Penyebabnya?

Sedangkan, kedutan mata yang disebabkan mata kering disebabkan karena kita terlalu lama dan terlalu sering menatap layar televisi, ponsel, dan laptop.

Tayang:
AFP
Karena, kedutan biasanya hanya terjadi disalah satu mata saja, akibat kontraksi otot kelopak mata dan bukan dari sistem saraf pusat yang mengontrol saraf mata untuk berkedip. 

- Polusi udara atau angin

- Stres atau pikiran kurang rileks.

Beberapa kondisi kesehatan yang juga bisa memicu terjadinya kedutan pada mata adalah radang kelopak mata (blepharitis), abrasi kornea, sindrom mata kering, dan peradangan pada lapisan tengah mata (uveitis).

Menurut Dr. Alice Lorch dari Massachusetts Eye and Ear di Boston, tidak ada penyebab yang pasti mengenai kedutan pada mata.

Cara Mudah Mengatasi Mata Kering Akibat Lelah Terlalu Lama Menatap Layar Laptop dan Ponsel

Karena, bisa saja kedutan disebabkan oleh iritasi ringan yang ada di kelopak mata, seperti gesekan kontak lensa dengan bagian dalam kelopak.

Namun, biasanya kedutan disebabkan oleh stres, kelelahan, dan terlalu banyak mengonsumsi kafeina.

Sedangkan, kedutan mata yang disebabkan mata kering disebabkan karena kita terlalu lama dan terlalu sering menatap layar televisi, ponsel, dan laptop.

Alasannya karena, ketika kita tengah di depan laptop, ponsel, atau televisi, mata akan cenderung jarang berkedip sehingga menyebabkan mata kering karena tiduk cukup terlumasi oleh air mata.

Kedutan Mata yang Harus Diwaspadai

Lalu, bisakah kedutan mata ini berbahaya dan perlu dikonsultasikan ke dokter?

Menurut Stephanie Erwin, spesialis mata dari Cleveland Clinic’s Cole Eye Institute Amerika, kedutan mata bisa terjadi selama beberapa menit, beberapa jam, beberapa hari, hingga beberapa bulan.

Jika kedutan mata yang dirasakan tidak segera mereda atau diikuti gejala lain, lebih baik teman-teman segera memeriksakan kondisi mata ke dokter spesialis mata.

Kamu juga perlu mewaspadai jika kedutan mata juga menjalar hingga ke saraf atau otot wajah, atau kedutan dialami kedua mata.

Karena, kedutan biasanya hanya terjadi disalah satu mata saja, akibat kontraksi otot kelopak mata dan bukan dari sistem saraf pusat yang mengontrol saraf mata untuk berkedip.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah kelopak mata jadi melorot turun atau mata yang terlihat seperti teriritasi berwarna merah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved