Inilah Alasan Ilmiah Mengapa Cangkang Telur Puyuh Memiliki Corak yang Unik
Cangkang telur puyuh ini memiliki warna putih dengan corak hitam dengan berbagai ukuran yang ada di permukaan kulit telur.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Kalau diperhatikan, cangkang telur burung puyuh ini berwarna putih dengan bercak berwarna cokelat, hitam, dan biru. Unik sekali, ya?
Ternyata, bukan hanya warna cangkang telur burung puyuh saja yang unik, tapi juga pigmen pembentuk warna dan corak telur puyuh.
Pada burung puyuh, ada dua pigmen berbeda yang menyebabkan warna dan corak pada cangkang telur.
Pigmen ini bernama ooporphyrin dan pigmen biliverdin.
Uniknya, pigmen biliverdin ini juga terdapat pada bebek, yang menyebabkan telur bebek jadi berwarna biru kehijauan.
Inilah sebabnya, telur burung puyuh juga memiliki corak berwarna biru kehijauan.
• Jatah Makan Telur Dalam Sehari yang Aman untuk Kesehatan Beserta Efeknya Jika Konsumsi Berlebihan
Fungsi Corak pada Cangkang Telur Burung Puyuh
Bukan hanya unik, ternyata corak pada cangkang telur puyuh ini juga memiliki fungsi penting, lo, teman-teman.
Penelitian pada corak telur puyuh ini menyimpulkan kalau corak ini berfungsi sebagai kamuflase atau penyamaran agar telur tidak dimakan oleh predatornya di alam liar.
Di alam liar, burung puyuh akan meletakkan telurnya di tempat yang aman dan memiliki warna yang mirip dengan telurnya.
Dengan cara ini, maka tidak ada predator yang bisa menemukan telur puyuh.
Selain itu, penelitian juga membuktikan kalau corak pada telur puyuh ini berguna untuk mengatur suhu telur.
Hasilnya, telur burung puyuh bisa menetas dengan baik karena suhunya yang teratur dengan baik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/corak-telur-puyuh.jpg)