22 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru

Laporan BNPB, jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004...............

Editor: Nasaruddin
JUNI KRISWANTO / AFP
Petugas penyelamat melakukan pencarian warga di daerah yang tertutup abu vulkanik di desa Sumberwuluh di Lumajang pada 5 Desember 2021, setelah letusan gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 22 orang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - 22 warga meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi Sabtu 4 Desember 2021.

Dari jumlah itu, 14 orang teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo.

Sementara delapan orang lainnya di Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, 22 lainnya dinyatakan hilang dan 56 korban mengalami luka berat.

Laporan BNPB, jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004.

Baca juga: Bukan Saja Soal Harga Diri, Barcelona Merugi Sekitar Rp.328 Miliar Jika Tumbang Dari Bayern Munchen

Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendatan dan validasi.

Berikut rincian pos pengungsian di tiga kecamatan di Lumajang, yang terdampak erupsi Gunung Semeru, dikutip dari Kompas.com:

- Kecamatan Pronojiwo (sembilan titik)

SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2, serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Baca juga: Benarkah Penahanan Randy Hanya Sekadar Formalitas?

- Kecamatan Candipiro (enam titik)

Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), dan Kantor Camat Candipuro.

- Kecamatan Pasirian (empat titik)

Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian, dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Dari 22 korban meninggal dunia, sembilan sudah berhasil diidentifikasi dan enam lainnya masih dalam proses.

Kendati demikian, empat dari enam yang masih dalam proses identifikasi, sudah diketahui namanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved