Cegah Varian Baru Covid-19 Masuk, Gubernur Sutarmidji Sebut Lebih Mudah Jaga Bandara Soekarno Hatta
Sutarmidji menegaskan lebih mudah menjaga Bandara Soekarno Hatta di Tangerang Banten dari pada Kalbar.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menerangkan Pemprov Kalbar terus berupaya menjaga agar varian baru covid-19 tidak masuk.
Ia menegaskan baik varian baru ataupun varian lama tidak boleh masuk ke Kalbar.
Oleh sebab itu ia dari awal sudah mewajibkan Swab PCR sebagai syarat masuk ke Kalbar.
Biarkan ia diprotes dari berbagai pihak karena ketegasannya menerapkan syarat wajib PCR masuk Kalbar.
Persoalan di Kalbar dalam mencegah masuknya virus corona ataupun varian baru yang akhir-akhir kembali menghebohkan dunia sangat komplek.
Sutarmidji menegaskan lebih mudah menjaga Bandara Soekarno Hatta di Tangerang Banten dari pada Kalbar.
• GUBERNUR SUTARMIDJI Meradang Pegawai Terbukti Mark Up Anggaran Malah Minta Pindahkan ke Bapenda
Meskipun Bandara Soekarno Hatta adalah bandara Internasional serta pintu gerbang Indonesia dimana orang-orang luar negeri masuk.
Ia tegaskan jauh lebih mudah menjaga Bandara Soekarno Hatta dibanding Kalbar.
Bukan tanpa alasan Sutarmidji mengatakan hal demikian.
Dijelaskan orang nomor di Kalbar tersebut bahwa Kalbar berbatasan langsung dengan Malaysia.
“Kita di Kalbar ini sangat kompleks. Saya lebih mudah menjaga Bandara Soekarno Hatta dibandingkan perbatasan Kalbar yang mencapai 976 kilometer,”ucap Sutarmidji saat diwawancarai, Senin 29 November 2021.
Alasan lebih mudah menjaga Bandara Soekarno Hatta dibanding Kalbar adalah pintu masuk ke Kalbar ada ratusan melalui jalur ilegal, sementara pintu resmi atau legal sejauh ini hanya tiga.
“Bahkan ada 400 kilometer merupakan hutan lindung yang tidak boleh siapapun yang masuk termasuk TNI/Polri. Dimana itu kewenangan polisi kehutanan"
"Pertanyaan kita, berapa besar jumlah polisi kehutanan untuk mampu mengamankan 400 kilometer perbatasan Kalbar tersebut,”ungkapnya.
• Sutarmidji Tegas Akan Tindak dan Beri Sanksi ASN yang Ketahuan Pungli dan Melakukan Mark Up
Sedangkan permasalahan narkoba seperti sabu saja banyak yang masuk sampai ratusan kilo melalui pintu ilegal, apalagi hanya orang yang masuk melalui pintu ilegal.