Breaking News:

Sekjen KLHK Bambang Hendroyono Tekankan Pemulihan DAS Kapuas

Apabila sudah diketahui penyebab banjir di 5 kabupaten wilayah timur Kalbar, pemerintah kata Bambang akan membuat rencana aksi dalam mengembalikan pem

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Sekretaris Jendral Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kunjungan kerja Sekjen KLHK tersebut untuk berkoordinasi tentang pemulihan hutan dan daerah aliran sungai kapuas untuk mengatasi banjir di 5 kabupaten wilayah timur Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Jendral Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Kunjungan kerja Sekjen KLHK tersebut untuk berkoordinasi tentang pemulihan hutan dan daerah aliran sungai kapuas untuk mengatasi banjir di 5 kabupaten wilayah timur Kalbar.

"Kita harus lakukan sinergitas antara pusat dan pemda dalam melihat landscap ekosistem yang ada di Kalbar. Semua saya sudah tau bagaimana kondisi DAS, jadi pendekatan lanskap berbasis das dan juga masyarakat kita lihat kedepan, upaya pemulihan lingkungan dan ekonomi menjadi bagian penting pemerintah dalam pengendalian perubahan iklim," kata Bambang, Kamis 25 November 2021.

Apabila sudah diketahui penyebab banjir di 5 kabupaten wilayah timur Kalbar, pemerintah kata Bambang akan membuat rencana aksi dalam mengembalikan pemulihan fungsi perlindungan hutan, DAS dan sub DAS.

Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Hanya Presiden Jokowi yang Bisa Hentikan Aktivitas PETI

"Gubernur juga sudah melihat DAS kapuas tangkapan air itu jadi perioritas yang harus dikelola kembali agar memenuhi prinsip norma layaknya sebuah das yang baru bisa dijaga, tidak boleh ada hambatan dari atas ke bawah air mengalir. Sehingga di sini upaya lingkungan memerlukan kerja stakholder," jelasnya.

Kedantangan KLHK ke Sintang, supaya kedepannya ada kerja koordinasi dengan PUPR gubernur dan bupati 5 kabupaten wilayah timur Kalbar, termasuk Kabupaten Kubu Raya.

"Aliran DAS ini sudah mulai kita bisa bersama melihat apakah penyebabnya, dan tentunya paling utama memulihkan kembali DAS dan sub DAS. Kedepan kegiatan pembangunan berwawasan lingkungan pun juga kita menggunakan prinsip yang sesuai dengan kearifan lokal. Misalanya jenis pohon apa yang akan bisa menjaga hutan, atau pun lahan, itu bisa mengembalikan sumber air yang ada. Waduk juga diperluas, sungai tidak boleh ada sedimentasi tinggi. Itu yang kita benahi, sambil pemulihan lingkungan," jelas Bambang. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved