Breaking News:

Kejaksaan Tinggi Kalbar Teken MoU Bersama PT Telkom Kalbar Bidang Perdata dan TUN

"jadi percayalah, yang penting kami perlu kejujuran, terbuka, dan menyampaikan data - data kepada kami,'' tutupnya.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi bersama General Manager Telkom Kalbar, Prio Sesanto saat menandatangani perjanjian kerja sama dalam bidang perdata dan tata usaha negara di kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, Rabu 24 November 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT. Telkom Indonesia Tbk Witel Kalbar dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Rabu 24 November 2021.

Bertempat di aula Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi bersama General Manager Telkom Kalbar, Prio Sesanto menandatangani perjanjian kerja sama ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi menyampaikan bahwa tugas utama Kejaksaan ialah penegakan hukkum, dan didalam kejaksaan terdapat satu bidang yakni Jaksa Pengacara Negara (JPN).

JPN dalam tugasnya melakukan bantuan hukum, pelayanan hukum, pendampingan hukum, penegakan hukum serta tindakan hukum lainnya, tertutama dalam upaya pemulihan hak, dan aset - aset yang haknya dilanggar oleh pihak lain.

IPM Pontianak Meningkat Menjadi 79,83, Wako Edi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

''jadi ini yang kita kerjasamakan, dalam kerja sama ini kami profesional, serta kami lebih menguasai, dan tentunya kami tidak menerima fee, gratis, dan saya harap ini dapat dimanfaatkan dengan benar dan kita pasti akan mendampingi,'' tutur Masyhudi.

Masyhudi menegaskan, dalam proses pendampingan pihaknya dari Kejaksaan tidak akan menjadi pisau bermata dua.

"jadi percayalah, yang penting kami perlu kejujuran, terbuka, dan menyampaikan data - data kepada kami,'' tutupnya.

Setelah ini, Kejaksaan Tinggi pun akan menginventarisir berbagai potensi dan permasahan dibidang hukum yang dihadapi oleh PT Telkom saat ini, dengan langkah pertama melalui surat kuasa khusus.

Kemudian, General Manager Telkom Kalbar, Prio Sesanto mengatakan Potensi permasalahan yang berkaitan dengan hukum selalu ada dan dihadapi oleh pihak Telkom.

Oleh sebab itu MoU bersama kejaksaan Tinggi yang memiliki tugas dibidang Jaksa Pengacara Negara dapat memperkokoh peran masing - masing dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

''yang kami harapkan dari MoU ini ya bantuan hukum, diskusi, konsultasi hukum, bahkan hingga tindakan hukum yang membantu Telkom dalam menuntaskan tugasnya memberikan layanan kepada masyarakat terkait telekomunikasi, walaupun saat inii tidak ada permasalahan hukum yang dialami, namun ini bentuk persiapan,'' tuturnya.

Setelah kerjasama ini terwujud, maka selanjutkan dikatakan oleh Prio Susanto adalah langkah - langkah taktis.

''ada beberapa hal yang termasuk dengan tunggakan, pengembalian kekayaan negara keuangan negara, karena Telkom adalah BUMN yang kekayaannya adalah milik negara,'' terangnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved