Aplikasi Peduli Lindungi Mulai Diterapkan di Pontianak
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, penerapan tersebut merupakan salah satu percepatan capaian vaksinasi.
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa saat ini aplikasi PeduliLindungi di Kota Pontianak sudah mulai diterapkan, Senin 15 November 2021.
Untuk penerapan perdana di lingkungan pemkot pontianak ialah di kantor Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
Tampak sudah disediakan dua buah banner standing yang terpampang barcode aplikasi PeduliLindingi. Sehingga setiap warga atau pegawai yang hendak masuk terlebih dahulu untuk menscan barcode aplikasi peduli lindungi untuk cek-in dan cek-out.
Kemudian di mall, hioskop, perhotelan, bank perkantoran serta di kawasan lainnya seperti pelayanan publik dan fasilitas umum akan secara bertahap.
• Ayani Mega Mall Pontianak Mulai Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi Bagi Pengunjung
"Kita sudah mulai terapkan aplikasi pedulilindungi di mall, bioskop dan di kantor Dinas Kesehatan kota Pontianak dan di Pemkot (kantor walikota) juga akan diterapkan, " ujarnya.
Pada hari pertama diterapkannya aplikasi PeduliLindungi, kata Edi, berjalan dengan baik.
Tujuan diberlakukan aplikasi tersebut, kata Edi, untuk memastikan warga sehat.
"Dihari pertama penerapan aplikasi PeduliLindungi ini saya rasa sama saja, cuman membuktikan bahwa kita sudah divaksin dan meyakinkan supaya warga benar-benar sehat, " ungkapnya.
Aplikasi PeduliLindungi merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh pemerintah pusat untuk melakukan pelacakan secara digital terhadap penyebaran COVID-19 tujuannya untuk menghentikan penyebaran COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, penerapan tersebut merupakan salah satu percepatan capaian vaksinasi.
Saat ini di Kota Pontianak sudah mencapai 71,32 persen sehingga diharapkan dengan penerapan aplikasi peduli lindungi ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat yang belum bersedia untuk divaksin mau untuk divaksin.
"Penerapan aplikasi pedulilindungi di beberapa fasilitas umum, yang sering diakses oleh masyarakat. Di pelayanan publik, mall, hotel, bank pemerintah perkantoran dan akan terus berkembang sesuai analis kita, " katanya.
Diharapkan dengan penerapan aplikasi tersebut untuk perbaikan perilaku masyarakat tetap sehat untuk penanganan dan penanggulangan pandemi covid-19.
Sementara itu, satu diantara warga Nanda Dewiastuti (25) mengaku dengan adanya penerapan aplikasi PeduliLindungi tersebut membantu dirinya untuk melakukan pengawasan terhadap pergerakan virus Covid-19.
"Karena di aplikasi itu da pemberitahuan kapasitas pengunjung di lokasi yang kita kunjungi, " ujarnya.