Breaking News:

Obat Renax Bantu Hancurkan Batu Ginjal di Apotek, Harga dan Kandungannya

Pengobatan medis lebih diutamakan ada beberapa jenis obat penghancur batu ginjal yang biasanya dapat diresepkan oleh dokter

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Network Tribunnews
Penyakit Batu Ginjal 

TRIBUNPONTIANA.CO.ID - Batu ginjal merupakan penyakit yang bisa terjadi pada siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan.

Prosetasenya laki-laki sebesar 15 persen berpotensi terkena batu ginjal sedangkan perempuan lebih sedikit hanya 10 persen saja.

Potensi terkena batu ginjal di rentang usia secara umum berada di kisaran usia 30-60 tahun.

Batu ginjal merupakan endapatan batu kalsium, batu struvit yang mengambar di saluran kemih dan dapat menimbulkan rasa sakit tak terkira jika ukuran batu ginjal sudah membesar akibat menimbulkan iritasi atau luka.

Batu ginjal disebut Nefrolitiasis terjadi dari pembentukan materi keras menyerupai batu yang berasal dari mineral dan garam di dalam ginjal.

Batu ginjal dapat berpindah dan tidak selalu berada dalam ginjal, Perpindahan batu ginjal, terutama yang berukuran besar, akan mengalami kesulitan menuju ureter yang kecil dan halus hingga kandung kemih, lalu dikeluarkan melalui uretra.

Batu ginjal yang terdiagnosis dan tertangani sejak awal, tidak menimbulkan kerusakan permanen pada fungsi ginjal.

Gejala Batu Ginjal

Gejala batu ginjal seringkali baru muncul apabila batu ginjal sudah berukuran besar diantaranya :

- Sering buang air kecil.

- Sakit saat buang air kecil.

- Jumlah urine yang keluar sedikit atau urine tidak keluar sama sekali artinya batu ginjal suah menyumbat saluran urine/kemih.

BATU Ginjal Pada Pria dan Wanita dan Obat Alami Hancurkan Batu Ginjal

Pengobatan medis lebih diutamakan ada beberapa jenis obat penghancur batu ginjal yang biasanya dapat diresepkan oleh dokter ampuh menghancurkan batu ginjal bisa didapatkan di apotek.

Renax

Renax adalah sediaan obat tradisional yang mengandung daun kejibeling atau Sericocalyx Folium, kumis kucing atau Orthosiphonis Herba, daun tempuyung atau Sonchus Folium, dan daun sendok atau Plantago Folium.

Renax digunakan untuk membantu meluruhkan batu oksalat di saluran kemih dan urolitiasis atau batu ginjal.

Spesifikasi

Golongan: Obat Tradisional

Kelas Terapi: Suplemen dan Terapi Tambahan

Kandungan: Sericocalyx Folium 162.64 mg, Orthosiphonis Herba 162.64 mg, Sonchus arvensis Folium 135.66 mg, Plantago major Folium 54.34 mg

Bentuk: Kapsul

Satuan Penjualan: Botol dan Strip

Kemasan: Box, Botol @ 50 Kapsul; Box 3 Strip @ 10 Kapsul

Farmasi: Interbat

Harga: Rp405.000 - Rp780.000/ Botol

Kenggunaan Renax

Renax secara tradisional digunakan untuk membantu meluruhkan batu oksalat di ginjal dan saluran kemih.

Obat Batu Ginjal alami dari buah dan tanaman

1. Daun Basil

Dalam daun basil mengandung asam asetat yang dapat membantu memecah batu ginjal dan mengurangi rasa sakit.

Daun basi memiliki kandungan nutrisi bisa menjadi obat tradisional untuk gangguan pencernaan dan peradangan.

Ada antioksidan dan agen antiinflamasi dalam jus basil dan dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.

Gunakan daun basil segar atau kering untuk membuat teh dan minum beberapa cangkir per hari.

2. Cuka apel

Cuka apel adalah bahan lain yang dapat menawarkan kandungan asam asetat. Asam asetat adalah senyawa yang dapat membantu melarutkan batu ginjal.

Selain bisa membersihkan organ ginjal, cuka apel diyakini dapat membantu meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh keberadaan batu ginjal.

Untuk menuai manfaat ini, tambahkan 2 sendok makan cuka apel ke 177-236 ml air putih.

Minum campuran ini sepanjang hari.

3. Daun Seledri

Jus seledri dianggap dapat membersihkan racun yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

Efek seledri seolah-olah bisa membasuh ginjal untuk menghalau keberadaan batu ginjal. Untuk memanfaatkan jus seledri sebagai cara mengatasi batu ginjal secara alami.

4. Buah Mengkudu

Mengkudu merupakan salah satu tanaman obat tradisional penghancur batu ginjal yang sangat efektif, tidak hanya batu ginjal buah satu ini juga bermanfaat untuk mengobati tekanan darah tinggi, radang ginjal, gula darah dan lainnya.

5. Jeruk Nipis

Kandungan asam sitrat dalam jeruk nipis mampu mencegah pengendapan kalsium dalam ginjal manusia.

Bahkan kandungan sitrat jeruk nipis 10X lebih besar dibanding jeruk lainnya, Anda bisa mencampur jeruk nipis ini dengan minuman untuk membantu mengatasi batu ginjal secara alami.

Konsumsi saat malam hari agar pengobatan lebih efektif.

Penyebab Batu Ginjal

Munculnya batu ginjal dipicu beragam kondisi, seperti kurang minum air putih, berat badan berlebih, atau akibat efek samping operasi pada organ pencernaan.

Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari.

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin.

Cara Antisipasi Munculnya Batu Ginjal

Sebelum memiliki penyakit batu ginjal untuk memperhatikan sejumlah kebiasaan pola makan yang perlu dihindari diantaranya:

1. Minum Mengandung Kafein dan Bersoda

Hindari minum kafein dan soda akan jadi pendukung obat dalam proses mengatasi batu ginjal atau sebelum memiliki gejala batu ginjal.

2. Makanan tinggi oksalat

Makanan tinggi oksalat seperti bayam, almond, dan bit sangat berisiko terhadap pembentukan batu ginjal.

Pasalnya, jenis makanan ini dapat meningkatkan kadar oksalat dalam tubuh yang nantinya akan menciptakan batu kalsium.

3. Makanan tinggi protein hewani

Protein merupakan sumber energi, tetapi hal ini tidak berlaku bagi pasien batu ginjal. Sebab akan menghambat dalam proses penghancur batu ginjal khususnya bai pasien yang sedang menjalani tahapan pengobatan

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

1. Konsumsi buah delima

Buah delima dikemas denganzat antioksidan yang dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat dan mungkin memiliki peran dalam mencegah batu ginjal berkembang.

Buah delima juga dipercaya dapat menurunkan tingkat keasaman urine.

Tingkat keasaman urine yang lebih rendah diketahui dapat mengurangi risiko batu ginjal di masa depan.

2. Membatasi asupan garam

Makanan yang tinggi akan garam dan sodium bisa menaikkan tekanan darah. Jika tekanan darah melonjak tiba-tiba, hal tersebut dapat merusak pembuluh darah dan memberatkan kerja ginjal.

3. Diet rendah protein

Tidak hanya membatasi asupan garam, menjaga kesehatan ginjal ternyata bisa dilakukan dengan menjalani diet rendah protein.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved