Banjir Sebabkan Stok Sembako Menipis dan Harga Naik, Disperindag Ingin Bantu Tapi Belum Ada Dana
Sudirman masih akan melaporkan ke Plh Bupati Sintang, Yosepha Hasnah soal kondisi stok sembako di Binjai Hulu yang mulai menipis.
Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Banjir hampir merata merendam ruas jalan Sintang-Binjai. Mobilisasi warga, hanya bisa menggunakan sampan atau speedboat. Banjir menyebabkan mobilisasi kendaraan lumpuh total. Sementara mobilisasi hanya bisa menggunakan speead boat atau perahu dengan biaya terlampau mahal. Akibatnya, komoditas harga pangan naik, warung kecil tutup, dan BBM sulit diperoleh.
"Terkait banjir yang masih bertahan kurang lebih satu minggu ini, tentu tidak bisa kita hindari karena curah hujan di Kab Sintang sampai perhuluan yang cukup tinggi. Dan ini berdampak terhadap persediaan sembako yang ada di pedesaan dan kecamatan yang terdampak banjir mengalami kekurangan, sehingga secara tidak langsung juga berimbas kepada harga barang-barang tersebut, karena tidak bisa memasok barang," jelas Yustinus. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/agus-1101-banjirs.jpg)