Bangun Jembatan Dengan Dana Non APBD, DPRD Sambas: Tidak Menyalahi Regulasi

"Saya sebagai anggota DPRD yang membidangi infrastruktur, mengapresiasi tim sosial Bakmie Loncat yang membantu Pemda dan peduli membangun jembatan di

TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, Senin 1 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana yang juga anggota komisi pembangunan di DPRD Kabupaten Sambas mengatakan dirinya mendukung upaya Pemda Kabupaten Sambas membangun Kabupaten Sambas dengan memaksimalkan potensi dari dana non APBD.

Karenanya, dia mengapresiasi langkah yang diambil Pemda. Dimana sejak dilantik, total sudah ada kurang lebih 10 jembatan Berkemajuan yang di bangun dengan menggunakan anggaran non APBD.

"Saya sebagai anggota DPRD yang membidangi infrastruktur, mengapresiasi tim sosial Bakmie Loncat yang membantu Pemda dan peduli membangun jembatan di Kabupaten Sambas," ujarnya, di Desa Tebuah Elok, Kecamatan Subah, Senin 1 November 2021.

Kata dia, jika semua pembanguan mengharapakan dana APBD tentu akan lambat realisasi dari pembangunan tersebut.

"Kalau kita mengharapkan pembangunan menggunakan APBD, dengan luasnya Kabupaten Sambas ini tentu sangat lama akan terbangun. Jadi kolaborasi ini sangat kita harapkan," tegasnya.

Bupati Sambas Satono Resmikan 3 Jembatan Non APBD

Oleh karenanya, dia berharap agar kedepan semakin banyak donatur yang ingin berdonasi untuk pembangunan di Kabupaten Sambas.

Dia juga mengingatkan, agar Perusahaan yang ada di Sambas untuk bisa ikut dalam pembangunan di wilayah Kabupaten Sambas.

"Kedepan kita harapkan ada donatur lain yang bisa ikut serta membangun fasilitas jalan dan jembatan, selain Bakmie Loncat. Padahal di Kabupaten Sambas banyak perusahaan sawit, ada 34 perusahaan, jadi kita harapkan mereka bisa ikut serta membangun daerah," tuturnya.

Politikus PKB ini pun menegaskan, secara regulasi tidak ada yang melarang pembangunan menggunakan anggaran non APBD.

"Secara regulasi tidak ada masalah, karena ini sumbangan dari swasta dan tidak ada ikatan dan janji timbal balik. Ini hanya untuk membangun Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat, dan dilakukan dengan ikhlas," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved