Breaking News:

Kebijakan Wajib PCR Penumpang Pesawat, Ketum BP HIPMI Pontianak : Ini Akan Jadi Ladang Bisnis

Tentu ini akan menjadi ladang bisnis yang menggiurkan tapi pada saat yang sama rentan dimanfaatkan oleh mafia yang memalsukan surat PCR

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK
Ketua Hipmi Pontianak, Andi Dhirgam Charnova 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Umum BPC HIPMI Kota Pontianak Andi Dhirgam Charnova menanggapi kebijakan wajib PCR sebagai syarat penumpang pesawat mesti berpijak pada sains.

"Menurut saya, Pemerintah dalam menangani pandemi ini apabila merumuskan aturan harus tetap berpijak pada sains dan juga tidak mengorbankan ekonomi yang sudah mulai berangsur pulih," katanya kepada Tribun Pontianak, Minggu 24 Oktober 2021.

Andi Dhirgam Charnova mengatakan persyaratan wajib PCR ini hanya salah satu kebijakan dari design kebijakan yang lebih luas terkait penanganan pandemi.

Menurutnya syarat wajibnya PCR perlu juga disinkronkan dengan angka vaksinasi yang sudah diselenggarakan. Kemudian tak kalah penting adalah bagaimana efektifitas penggunaan PCR dalam mentracing covid-19.

Daftar Biaya Tes PCR Sejumlah Maskapai Penerbangan dari Lion Air hingga Garuda Indonesia

"Kalau menurut saya, sebelum berpolemik terkait wajibnya PCR sebagai persyaratan penerbangan yang perlu kita ketahui adalah, efektifitas penggunaan PCR dalam men-tracing kasus dan dampaknya untuk penanganan kasus sudah sejauh mana," tuturnya.

Dia menambahkan masyarakat perlu penjelasan dari Pemerintah terkait urgensi persyaratan PCR di saat angka vaksinasi sudah tinggi dan jumlah kasus telah menurun.

Sementara itu, terkait dampaknya terhadap bisnis, yang langsung merasakan adalah industri kesehatan khususnya lab-lab yang mengeluarkan hasil swab PCR.

"Tentu ini akan menjadi ladang bisnis yang menggiurkan tapi pada saat yang sama rentan dimanfaatkan oleh mafia yang memalsukan surat PCR sebagaimana kita ketahui, pernah ditemui kasus surat hasil swab PCR palsu," terangnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved