Breaking News:

Analisis IT Beberkan Cara Kerja Aplikasi Pinjaman Online dalam Menjerat para Nasabah

sayangnya, fintech peer to peer (p2p) lending ini banyak disalahgunakan oleh para rentenir. Untuk itu masyarakat harus berhati-hati dalam memilih

Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Direktur Hotama IT Consultant, Hajon Mahdy Mahmudin, S.Kom. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Maraknya terjadi kasus Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal membuat resah diberbagai kalangan masyarakat.

Pinjaman online merupakan produk keuangan yang memiliki manfaat untuk mendapatkan dana cair dengan cepat. Penggunaan pinjol biasanya diperuntungkan untuk kebutuhan usaha maupun kebutuhan urgensi, maka dari itu bisa dengan mudah di akses melalui smartphone.

Namun sayangnya, fintech peer to peer (p2p) lending ini banyak disalahgunakan oleh para rentenir. Untuk itu masyarakat harus berhati-hati dalam memilih pinjaman online.

Direktur Hotama IT Consultant, Hajon Mahdy Mahmudin, S.Kom mengatakan bahwa cara kerja aplikasi pinjaman online ilegal maupun legal itu sama.

Update Kasus Penggerebekan Kantor Pinjaman Online Ilegal di Pontianak, 14 Karyawan Sebagai Saksi

"Jadi kita harus download aplikasi pinjaman online tersebut kemudian kita mengisi data diri biasanya dia minta selfie dengan KTP," ujarnya. Kamis 21 Oktober 2021

Kemudian, aplikasinya itu biasanya minta perizinan untuk mengakses kontak, mengakses galeri, dan lain- lain.

"Yang lebih berbahaya karena ketika kita mengizinkan pinjaman online tersebut untuk mengakses kontak dan mengakses galeri kita. Maka pihak mereka bisa dengan leluasa mengecek dan melihat apa isi dari handpohone kita dan bebas untuk menghubungi kontak- kontak yang ada di kontak kita," jelasnya.

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Perbedaan antara pinjaman online legal dan ilegal, Hajon mengatakan bahwa pinjaman ilegal mereka bebas untuk memberikan pinjaman berapapun sesuai dengan permintaan dari si calon debitur, namun kalau pinjaman legal mereka akan terkonfirmasi oleh BI checking.

"Itu punya sistem namanya Slik OJK (Otoritas Jasa Keuangan-red), jadi disitu akan terlihat riwayat-riwayat pinjaman-pinjaman Kita Pay later, kartu kredit atau segala macam. Sehingga dana cair dari pinjaman legal itu sesuai dengan hasil analisa dari tim-tim pinjaman online legal," paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved