Breaking News:

Diskes dan Keluarga Berencana Kayong Utara Temukan NIK Masyarakat Tak Aktif Saat Vaksinasi

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, berupaya dalam menghadapi beberapa hambatan ataupun kendala yang dialami oleh para pene

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Kegiatan Vaksinasi Massal untuk dosis pertama dan kedua oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara di Cafe Warung Gbig Jalan Batu Daya II, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Selasa 12 Oktober 2021. T 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, berupaya dalam menghadapi beberapa hambatan ataupun kendala yang dialami oleh para penerima vaksin.

Kepala Bidang P2P (Bidang pencegahan dan pengendalian penyakit) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, Kasianus, melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, Indah menyampaikan beberapa kendala yang dialami masyarakat untuk mengikuti vaksinasi yaitu ada ditemukan penerima tidak bisa di entry NIK-nya karena tidak aktif.

"Untuk kendala itu beberapa dimasalah NIK, NIK-nya dientrykan itu belum online atau belum aktif," kata Indah, Selasa 19 Oktober 2021.

Lakukan Layanan Jemput Bola, Kadisdukcapil Kayong Utara Sebut Sampai ke Kepulauan Karimata

Indah mengungkapkan, beberapa temuan atas hambatan yang dialami penerima vaksin yakni NIK tidak aktif sehingga ketika dimasukan dalam input program vaksinasi ini tidak terdaftar.

"Sudah terdaftar, sudah jadi KTP selama ini, tapi pas dimasukan NIK-nya itu tidak terdaftar," sambung Dia.

Dari hal tersebut, tentunya masyarakat calon penerima yang tidak terdaftar NIK-nya ini diharapkan segera menghubungi Contact Person Halo Dukcapil atau bisa juga datang langsung ke Kantor Dukcapil guna sesegera mengurus hal ini.

Dirinya menerangkan, ada beberapa saran jika ingin dilakukan secara seksama dalam pelaksanaan calon penerima vaksin ini khususnya di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

"Sebenarnya kami sarankan petugas puskesmas tetap melakukan pelayanan untuk orang-orang yang tidak bisa dientrykan, tetap divaksinasi tapi dicatat manual nanti petugas puskemas yang bisa mengkoordinirnya atau dikembali ke Kecamatan atau Desa bisa dikolektifkan lebih gampang seperti itu," tambahnya.

"Petugas puskesmaskan tinggal mengambil datanya lagi, tinggal dientrykan," pungkasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Kayong Utara

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved