Breaking News:

Lindungi Hak Anak, Kejaksaan Tinggi Kalbar Komitmen Jadi Jaksa Ramah Anak

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berkomitmen untuk menjadi Jaksa Ramah Anak yang melindungi serta mengutamakan kepentingan anak saat menangani anak b

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Pelaksanaan Webinar di Kejaksaan Tinggi Kalbar tentang Jaksa Ramah Anak yang dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi dan Kak Seto, Kamis 14 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berkomitmen untuk menjadi Jaksa Ramah Anak yang melindungi serta mengutamakan kepentingan anak saat menangani anak berhadapan dengan hukum.

Hal ini disampaikan kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi saat kegiatan Webinar Jaksa Ramah Anak yang berhadapan dengan hukum di Kejaksaan Tinggi Kalbar yang dihadiri secara online oleh seluruh jajaran kejaksaan di Kalbar, yang juga dihadiri langsung oleh Seto Mulyadi atau kak Seto selaku Ketua Lembaganya Perlindungan Anak Indonesia, Kamis 14 Oktober 2021.

"Kami tadi membahas tentang bagaimana kepentingan anak ini agar lebih terlindungi, agar anak merasa hak - haknya memang dilindungi dan diperhatikan,"tutur Dr. Masyhudi.

Vaksinasi Covid-19 di Kota Pontianak Mencapai 58,92 Persen

Dalam prosesnya, bila jaksa menangani kasus anak, Masyhudi berkomitmen kejaksaan akan mengedepankan hati nurani tidak mengabaikan kepentingan dari anak - anak yang terlibat dengan hukum.

"Jaksa Penuntut Umum yang menangani kasus anak, adalah jaksa - jaksa yang sudah dididik dan dilatih, artinya dari penilaian pimpinan dia memiliki kepedulian terhadap anak, kebutuhannya, pendidikannya dan sebagainya,"terang Masyhudi.

Untuk mencegah anak terlibat dengan hukum sebagai pelaku, pihaknya pun akan mengedepankan sosialisasi melalui bidang yang ada agar masyarakat tercerahkan dan melindungi anak agar anak tersebut tidak melakukan pelanggaran hukum.

"Anak - anak melakukan pelanggaran hukum ini juga kan ada faktor dari cara mendidik orang tua, anak - anak yamg terabaikan, sehingga seperti yang disampaikan Kak Seto agar masyarakat lebih memperhatikan mendidik putra putrinya,"ujar Masyhudi.

Lalu, Kak Seto berharap kepada kejaksaan agar jaksa penuntut umum dalam memberi Tuntutan terhadap pelaku kejahatan seksual dapat optimal, khususnya terhadap pelaku kejahatan Seksual terhadap anak. Untuk menekan angka kejahatan terhadap anak, Kak Seto menyampaikan seluruh pihak harus bekerja sama dan berperan serta.

"Saya sudah mengusulkan ke Pak Gubernur untuk adanya seksi perlindungan anak tingkat rukun tetangga, karena bukan hanya sekedar melakukan penegakan hukum, namun langkah preventif harus dilakukan, yakni bagaimana memperlakukan ketahanan dalam keluarga dan antar keluarga serta di masyarakat,"tuturnya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved