Breaking News:

Polisi Lakukan Penyelidikan Terhadap Dugaan Aksi Pengeroyokan di SPBU Nusapati Sungai Pinyuh

Korban atas nama Hasan warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, sudah membuat laporan di Polsek Sungai Pinyuh

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Situasi di SPBU Nusapati usai adanya perkelahian dan dugaan pengeroyokan, Selasa 12 Oktober 2021 sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Paur Humas Polres Mempawah, Bripka Susworo Putu Sastro membenarkan adanya peristiwa perkelahian antara sesama pengantri solar di SPBU Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, pada Selasa 12 Oktober 2021 sore.

"Benar, kejadian tersebut pada Selasa 12 Oktober 2021 pukul 17.00 WIB, dimana telah terjadi keributan sesama pengantri di SPBU Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah," terangnya, Rabu 13 Oktober 2021.

Atas kejadian tersebut kata Paur Humas, korban atas nama Hasan langsung membuat laporan di Polsek Sungai Pinyuh.

"Korban atas nama Hasan warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, sudah membuat laporan di Polsek Sungai Pinyuh," terangnya.

Selanjutnya Paur menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Dimana pada saat kejadian Hasan (korban) sedang menunggu antrian BBM jenis solar dan posisi kendaraan korban berada di dekat operator pengisian.

Tiba-tiba datang kendaraan dari belakang yang tidak dikenal pemiliknya langsung memarkirkan kendaraannya di depan mobil korban.

BREAKING NEWS - Sedang Antri BBM di SPBU, Hasan Warga Peniraman Dikeroyok Beberapa Orang Tak Dikenal

Sehingga korban turun dari mobil dan mengatakan kepada pemilik kendaraan agar mengikuti antrian, namun pemilik kendaraan tidak mau menggeserkan kendaraannya sehingga terjadilah percekcokan.

"Saat itu korban berkata "kau gak lihatkah ada kendaraan disini" dan  org tidak dikenal pun membalas perkataan "kaupun tidak melihatkah aku tadi parkir di depan dan ganti mobil"," jelas Paur menjelaskan.

Melihat pertengkaran tersebut teman dari orang yang tidak dikenal memukul dan mengeroyok korban dengan mengunakan tangan kosong lebih dari tiga orang.

"Sehingga korban mengalami luka memar di bagian kening atas sebelah kanan, luka lecet di bagian dada kiri dan luka lecet di bagian kaki kanan," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Susworo, saat ini pihak korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Pinyuh.

"Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya. 

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved