Breaking News:

BREAKING NEWS - Sedang Antri BBM di SPBU, Hasan Warga Peniraman Dikeroyok Beberapa Orang Tak Dikenal

Akan tetapi Hasan meyakini para pelaku pengeroyokan terhadap dirinya adalah pemain (pengambil minyak menggunakan jerigen).

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Hasan, korban pengeroyokan oleh beberapa orang tidak dikenal di salah satu SPBU di Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa 12 Oktober 2021 sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Telah terjadi aksi pengeroyokan terhadap seorang warga di salah satu SPBU yang ada di Kecamatan Sungai Pinyuh pada Selasa 12 Oktober 2021 sore.

Korban aksi pengeroyokan oleh beberapa orang tak dikenal tersebut atas nama Hasan (40) warga Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Kejadian tersebut terjadi saat Hasan mengantri minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Saat Hasan melakukan antrian, tiba-tiba datang orang langsung menyerobot antrian Hasan.

Desa Sungai Batang Gelar Vaksinasi Guna Membantu Pemerintah Percepat Perluasan Vaksinasi di Mempawah

Saat itu juga Hasan langsung tak terima, dan mencoba berbicara baik-baik terhadap orang yang menyerobot antriannya.

Saat berbicara baik-baik, Hasan pun tidak punya masalah dengan orang yang awal menyalip antriannya.

"Kejadian tadi sekitar jam 5 lewat lah (sore), saat saya mengantri minyak. Tiba-tiba ada orang datang langsung menyerobot. Kami berbicara baik-baik dan masalah kelar. Namun dari arah belakang muncul rekan-rekannya dan langsung berbicara kepada saya terserah sayalah ini wilayah saya," ujarnya menirukan omongan orang yang memukulnya.

"Seingat saya ada sekitar lima orang yang datang langsung menyerang dan memukul saya," katanya.

Akan tetapi Hasan meyakini para pelaku pengeroyokan terhadap dirinya adalah pemain (pengambil minyak menggunakan jerigen).

Atas kejadian ini juga Hasan hendak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak Kepolisian.

Karena dirinya tidak mau ada kejadian serupa seperti yang dialaminya.

"Tadi sudah menghubungi Kanit Polsek Sungai Pinyuh, saya juga akan melakukan laporan terhadap kasus ini," tutupnya.

Sedangkan sejauh ini Tribun berusaha mencoba menghubungi pihak kepolisian untuk mengkonfirmasi atas kejadian tersebut. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved