Breaking News:

Hadapi Mukhtamar ke-34 di Lampung, Berikut Enam Pernyataan NU Kalbar

Ketiga, ia sampaikan demi terwujudnya visi NU sebagai organisasi Pelayanan umat agar memperjuangkan penguatan kemandirian Nahdlatul Ulama.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris PWNU Kalimantan Barat, Hasyim Hadrawi. Ist 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris PWNU Kalimantan Barat, Hasyim Hadrawi menyampaikan, bahwa Pengurus NU Kalbar bersama Pengurus Cabang NU se-Kalimantan Barat menyamakan visi untuk menghadapi Mukhtamar ke 34 yang akan digelar di Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang.

Terdapat enam poin penting yang disampaikan dalam hal ini.

Pertama, ia sampaikan, bahwa NU Kalbar mendukung atas kesuksesan dalam penyelenggaraan Mukhtamar yang berkualitas dan bermartabat.

"Intinya yang terpenting adalah
Mukhtamar di Jombang jangan sampai terulang kembali. Itu yang kami inginkan," ujarnya, Sabtu 9 Oktober 2021.

DPN Repdem Ancam Pidanakan Herzaky Jika Partai Demokrat Tak Minta Maaf Secara Resmi Ke Megawati

Untuk itu, pada poin kedua pihaknya mengimbau kepada masyarakat nahdliyin dan masyarakat umum agar tidak membuat opini melalui media sosial dengan membuka dan menyebarkan aib pihak-pihak tertentu.

"Karena hal itu merupakan salah satu perbuatan yang tidak bermartabat dan tidak sesuai dengan akhlakul karimah. Dan pada intinya kejadian pada Mukhtamar di Jombang jangan sampai terulang kembali," ungkapnya lagi.

Ketiga, ia sampaikan demi terwujudnya visi NU sebagai organisasi Pelayanan umat agar memperjuangkan penguatan kemandirian Nahdlatul Ulama.

Ketiga Penting untuk melakukan penguatan di tingkat MWC dan ranting, serta anak ranting.

Hal tersebut, dikatakannya dalam rangka untuk memperjuangkan revitalisasi organisasi melalui regenerasi dan reorganisasi kepemimpinan secara sehat dan bermartabat.

Keempat, pihaknya mendorong pengarusutamaan penegakan supremasi syuriyah sebagai pengendali organisasi. 

"Kemudian yang kelima mempertegas usulan kepada PBNU agar sebelum muktamar ke-34 segera menyelesaikan kasus-kasus PCNU berdasarkan AD/ART NU dan peraturan-peraturan turunannya," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved