Kisah Guru Rasni Dilantik Jadi Kepala Sekolah Tapi Sekolahnya Tak Ada
Saat itu ibunya ditelepon untuk mengikuti pelantikan sekaligus pengangkatan sumpah kepala sekolah baru di............
Dalam postingannya, selain keterangan tertulis, Azam juga mencantumkan foto dan video suasana pelantikan.
Terlihat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) lengkap dengan pakaian dinas berdiri berjejeran.
Masing-masing nama dibacakan saat pelantikan berlangsung.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara Olfy Kalengkongan membenarkan pelantikan tersebut.
Namun, Olfy hanya menjawab singkat saat dikonfirmasi.
"Barusan berkoordinasi dengan BKPP. Akan ditelaah dan direvisi," singkatnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu siang.
Minut Olfy Kalengkongan juga menyatakan, saat ini Rasni kembali mengajar di sekolah asal.
Hal serupa dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Minut Theodore Lumingkewas.
• Sikap Lesti Kejora Dinilai Berubah Sejak Kenal Rizky Billar
"Tetap di sekolah tersebut," ungkapnya.
Soal apakah pegawai yang salah mengetik nama sekolah sudah dikenakan sanksi, dirinya tak menujawab.
Masalah ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Sulawesi Utara Henry Walukow.
Henry mendorong Bupati Minut Joune Ganda melakukan evaluasi kepada jajarannya terkait guru SD yang tidak ada sekolah penempatannya.
"Saya dorong Bupati Minut Joune Ganda untuk melakukan evaluasi kritis dan tegas kepada jajarannya. Apalagi masalah itu langsung viral. Kalau soal pelantikan, tentu ada berbagai tahapan seperti analisis jabatan dan lainnya," kata Henry saat dikonfirmasi, Selasa.
Legislator daerah pemilihan Minut-Bitung itu menilai, instansi terkait harus bertanggung jawab terkait hal ini.
"Sangat disayangkan hal ini terjadi. Instansi teknis harus bertanggung jawab. Kalau memang instansi teknis tidak tahu-menahu, ajaiblah negeri ini," sebut Henry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/guru-sd-di-minahasa-utara-dilantik-jadi-kepala-sekolah-kepsek-tapi-sekolah-tidak-ada.jpg)