Pola Hidup Sehat
Kanker Usus Dapat Disebabkan Oleh? Waspadai Ciri-ciri Kanker Usus Seperti Ini
Jika bicara tentang kanker usus, akan lebih banyak orang yang familiar dengan penyebutan kanker usus besar. Banyak juga yang menyebutnya dengan....
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanker usus besar adalah tumor ganas di usus besar.
Jika bicara tentang kanker usus, akan lebih banyak orang yang familiar dengan penyebutan kanker usus besar.
Banyak juga yang menyebutnya dengan kanker kolorektal.
Atau ada juga yang menyebutnya dengan kanker rektum.
Penamaan ini biasanya tergantung dari lokasi pertama kali ditemukannya kanker.
Dalam hal ini, ada beberapa istilah yang digunakan, yaitu T (tumor), N (lymph nodes/ kelenjar getah bening), dan M (metastatis/penyebaran kanker).
• Inilah Hewan yang Menyebabkan Penyakit Pes, Apa Itu Penyakit Pes ?
Lebih jelasnya, perhatikan beberapa contoh istilah yang digunakan dalam penentuan diagnosis kanker kolorektal:
- Stadium 1 T1/T2 N0 M0
Kanker tumbuh melalui mukosa muskularis ke dalam submukosa (T1), atau tumbuh ke muskularis propia (T2), belum menyebar ke kelenjar getah bening (N0) atau area lain (M0).
- Stadium 2A T3 N0 M0
Kanker tumbuh ke lapisan terluar kolon, tapi belum menembus rektum (T3), belum menyebar ke kelenjar getah bening (N0), atau area lain (M0).
- Kolorektal stadium 3B T1/T2 N2b M0
Kanker telah tumbuh dari mukosa ke submukosa (T1) atau tumbuh di muskularis propia (T2), telah menyebar ke 7 atau lebih kelenjar getah bening (N2b), tapi belum ke area lain yang jauh (M0).
- Kanker kolorektal stadium 4 any T any N M1a
Kanker tidak tumbuh di dinding kolon atau rektum (any T), tidak menyebar ke kelenjar getah bening (any N), tapi menyebar ke hati, paru, atau kelenjar getah bening yang jauh (M1a).
Gejala yang paling umum dari kanker usus besar adalah buang air besar (BAB) berdarah.
Biasanya, jenis kanker ini paling banyak dialami orang berusia lanjut.
• Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 1, Kenali Gejala Awal Kanker Kelenjar Getah Bening
Namun, tidak menutup kemungkinan mereka yang masih mudah mengalami kanker ini.
Awal terbentuknya kanker ini biasanya dimulai dari terbentuknya polip di bagian dalam usus besar.
Seiring waktu, polip ini terus berkembang dan menjadi kanker.
Kanker usus besar disebabkan oleh perubahan atau mutasi gen pada jaringan usus besar.
Akan tetapi, penyebab mutasi gen tersebut belum diketahui dengan pasti.
Meski penyebabnya tidak diketahui, ada beberapa gaya hidup yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar, antara lain:
- Pola makan kurang serat
- Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan lemak
- Merokok
- Mengonsumsi minuman beralkohol
- Jarang berolahraga
• Berjalan Kaki Dapat Mencegah Penyakit Kanker Usus Kanker Payudara & Diabetes, Ini Penjelasannya !
- Selain itu, ada beberapa kondisi atau penyakit yang juga membuat seseorang menderita kanker usus besar, yaitu:
- Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita kanker usus besar.
- Menderita polip usus.
- Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
- Menderita diabetes.
- Menderita penyakit radang usus.
- Pernah menjalani radioterapi di bagian perut.
- Menderita kelainan genetik yang disebut familial adenomatous polyposis (FAP) atau sindrom Lynch.
- Berusia di atas 50 tahun.
• KANKER Serviks Disebabkan Oleh? Hindari 3 Makanan Pemicu Kanker Serviks & Ini Cara Pengobatannya
Gejala kanker usus besar
Seiring berjalnnya waktu, gejala kanker usus besar mulai muncul.
Ciri-ciri kanker usus di bawah ini sebaiknya Anda waspadai dan diperiksakan ke dokter:
- Perubahan pada pola buang air besar (BAB)
Perubahan pola BAB contohnya seperti menjadi lebih sering diare atau justru mengalami konstipasi.
Tanda yang juga bisa menjadi 'alarm' adalah perdarahan saat BAB. Apalagi bila kondisi ini terjadi terus-menerus dan tanpa penyebab yang jelas.
Sebagian orang juga juga melaporkan adanya rasa seperti tidak tuntas setelah BAB.
- Perubahan kondisi tubuh
Beberapa gejala adalah penurunan berat badan walau tidak sedang diet, rasa lemas dan letih berkepanjangan.
- Rasa tidak enak pada bagian perut
Pada stadium awal beberapa keluhan di bagian perut yang umum dikeluhkan penderita, yaitu perut sering sakit, kram, atau terus-menerus kembung.
• SALAH SATU Pemicu Kanker Paru-paru, Berikut Kebiasaan yang Dapat Memicu Penyakit Kanker Paru-paru !
Gejala kanker usus halus
Meski belum tentu merupakan tanda kanker usus halus, tidak adanya salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter jika mengalami beberapa ciri kanker usus berikut:
- Sering merasa sakit atau kram pada perut bagian tengah
- Berat badan berkurang walau Anda tidak sedang berdiet
- Ada benjolan yang bisa diraba di bagian perut
- Darah pada tinja
- Limfedema atau pembengkakan pada tungkai akibat penyumbatan kelenjar getah bening.
Pencegahan Kanker Usus
Menurut Mayo Clinic, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko kanker usus. Berikut cara tersebut:
1. Mengonsumsi aneka sayur, buah, dan biji-bijian
Buah, sayur, dan biji-bijian mengandung vitamin, mineral, serat dan antioksidan, yang dapat berperan dalam pencegahan kanker.
Pilihlah berbagai buah dan sayuran agar kita mendapatkan berbagai vitamin dan nutrisi.
2. Kurangi konsumsi alkohol
Beberapa penelitian membuktikan konsumsi alkohol berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker usus.
Itu sebabnya, kita harus menghindari atau mengurangi konsumsi alkohol.
Bagi pria, sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol tidak lebih dari dua gelas per hari. Sedangkan untuk wanita, sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari.
• Gejala Dini Kanker Payudara Pada Pria dan Cara Menanganinya
3. Jauhi merokok
Merokok jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal, serta berbagai jenis kanker lainnya.
Itu sebabnya, kita harus berhenti merokok untuk meminimalisir risiko kanker.
4. Rutin olahraga
Olahraga membantu kita menjaga kesehatan, termasuk meminimalisir risiko kanker usus. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, sebaiknya kita berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
Pengobatan Kanker Usus
Pengobatan yang dilakukan akan tergantung pada tingkat keparahan kanker, sesuai dengan stadium yang dialami.
Beberapa jenis pengobatan yang dapat ditempuh, antara lain:
- Operasi
Operasi ini dilakukan untuk mengangkat jaringan kanker yang ada di dalam usus besar.
Operasi yang dilakukan akan tergantung pada tingkat keparahan pengidapnya dan seberapa parah kanker telah menyebar.
- Radioterapi
Radioterapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker.
Sinar ini akan dipancarkan melalui alat yang dipasang dekat dengan lokasi kanker.
Kemoterapi
Kemoterapi ini dilakukan dengan pemberian obat-obatan dalam beberapa siklus yang sudah dijadwalkan oleh dokter guna membunuh sel-sel kanker.
- Terapi Obat-Obatan
Terapi obat-obatan ini bekerja dengan membunuh sel-sel kanker secara spesifik. Obat yang diberikan akan sesuai dengan yang dijadwalkan oleh dokter.
Pasien yang mengidap kanker usus besar dan terdiagnosis sejak stadium akan awal memiliki tingkat kesembuhan lebih tinggi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kanker-usus-dapat-disebabkan-oleh-waspadai-ciri-ciri-kanker-usus-seperti-ini.jpg)