Breaking News:

Pemkot Pontianak Optimis Akhir Oktober Capaian Vaksinasi Tembus 70 persen

"Tujuan memetakan sasaran vaksin berdasarkan klasifikasi tersebut untuk memudahkan menyasar agar lebih terarah," imbuh Sidiq.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Foto saat seorang warga menerima suntikan vaksin sinovac dosis pertama di gedung PCC Pontianak Kalimantan Barat, pada acara Vaksinasi massal yang digelar oleh Partai Golkar dalam rangka menyambut HUT Golkar ke-57, Minggu 3 Oktober 2021. Oki 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus gencar melakukan serbuan vaksinasi bagi seluruh lapisan masyarakat, hingga akhir Oktober 2021 ini pun optimis bisa mencapai 70 persen.

Sebagaimana diketahui, terdapat 473 ribu jiwa penduduk Kota Pontianak yang menjadi target sasaran vaksinasi secara keseluruhan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, saat ini cakupan vaksinasi di Kota Pontianak sudah mencapai 56,4 persen. Akhir Oktober ini pihaknya menargetkan capaian vaksinasi bisa menembus angka 70 persen. Hal ini melihat antusias masyarakat cukup tinggi untuk menerima vaksinasi Covid-19 setiap harinya.

"Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin masih cukup tinggi, makanya saya optimis target akhir Oktober sebanyak 70 persen bisa kita capai," ujarnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pontianak Convention Center (PCC), Minggu 3 Oktober 2021.

Dewan Pontianak Minta Disdik Telusuri Penyebab Adanya Siswa Tidak Naik Kelas

Menurutnya, untuk bisa menembus target tersebut, dibutuhkan dukungan dan bantuan semua pihak untuk mensosialisasikan dengan mengajak keluarga, kerabat, tetangga dan orang-orang di sekitarnya untuk divaksin. Selain itu, sebagai upaya memperluas dan meningkatkan cakupan vaksinasi diantaranya dengan menggelar vaksinasi massal yang gencar dilaksanakan oleh berbagai pihak.

"Kemudian vaksinasi di kecamatan-kecamatan hingga kelurahan serta di sekolah-sekolah maupun pasar-pasar untuk lebih menjangkau masyarakat secara langsung," terang Edi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menambahkan, hingga hari ini pihaknya menargetkan capaian vaksinasi, khususnya Vaksinasi 1 (V1) bisa menembus angka 55 persen. Hal itu diyakininya bisa tercapai karena banyaknya kegiatan vaksinasi massal yang digelar hari ini.

"Bukan hanya di PCC saja, tetapi termasuk yang digelar di Pontianak Timur dan Utara," sebutnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa pengelompokkan atau klasifikasi penerima vaksinasi. Mulai dari kelompok umur yang terdiri dari lansia, pra lansia, remaja dan lainnya. Kemudian berdasarkan profesi mencakup tenaga kesehatan, pelayanan publik, guru, TNI dan Polri dan sebagainya.

"Tujuan memetakan sasaran vaksin berdasarkan klasifikasi tersebut untuk memudahkan menyasar agar lebih terarah," imbuh Sidiq.

Namun yang terpenting, lanjut dia, adalah capaian total dari seluruh vaksinasi di Kota Pontianak yang berjumlah 473 ribu jiwa. Hingga kini capaian vaksinasi dosis pertama (V1) tercatat 54,6 persen. Akhir Oktober ditargetkan mencapai setidaknya 70 persen.

"Minimal vaksinasi satu kali itu setidaknya sudah memberikan dampak kekebalan bagi penerima vaksin," ungkapnya.

Sidiq menilai, sasaran vaksinasi pada kelompok lansia dan pra lansia masih perlu didorong untuk ditingkatkan lagi. Untuk itu, pihaknya tidak hanya terfokus pada sentra-sentra vaksinasi, namun juga pada lokasi-lokasi lainnya dengan menyasar kelompok-kelompok sasaran yang lebih kecil.

"Seperti kita kemarin melaksanakan vaksinasi di pasar-pasar, antusias para pedagang di sana cukup tinggi untuk menerima vaksin, kemudian juga di sekolah-sekolah," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved