Breaking News

Cara Mudah Meredakan Nyeri Sendi Secara Alami Tanpa Perlu Minum Obat

Cara mudah menghilangkan nyeri sendi atau Pegal Linu dengan bahan alamai tanpa perlu meminum obat.

Editor: Rizky Zulham
NET/GOOGLE
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cara mudah menghilangkan nyeri sendi atau Pegal Linu dengan bahan alamai tanpa perlu meminum obat.

Nyeri sendi sangat menganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Ini cara meredakan nyeri sendi secara alami tanpa obat.

Nyeri sendi seringnya datang di malam dan dini hari yang bersuhu dingin menggigil.

Nyeri sendi selalu menyiksa, hingga banyak orang memilih meredakannya menggunakan berbagai macam pereda nyeri dan obat-obatan lainnya.

Cara Mudah Memilih Timun Enak, Dijamin Rasanya Tidak Pahit dan Segar untuk Lalapan

Namun beberapa lagi, menolak obat karena takut dengan efek samping jangka pendek dan jangka panjang yang bisa timbul dari pengonsumsian obat dalam waktu lama.

Lantas, ada cara alami yang bisa digunakan untuk meredakan nyeri sendi?

Dilansir dari Prevention, ada beberapa cara alami yang bisa digunakan untuk meredakan nyeri sendi yang menyiksa.

Cara ini bisa diaplikasikan sebagai pendamping obat, atau sebagai satu-satunya cara penanganan ketika obat pereda nyeri tak tersedia di rumah Anda.

1. Berenang

Berenang atau aktivitas di dalam air lainnya bisa menguatkan tulang dan sendi secara alami tanpa risiko tinggi.

Dalam sebuah penelitian medis tahun 2014 dinyatakan bahwa aktivitas di dalam air juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri sendi serta memperbaiki kondisi tulang pada penderita arthritis.

Di penelitian tahun 2015 juga disebutkan, bahkan olahraga dalam air bisa mengurangi nyeri sendi karena osteoporosis pada lutut.

Cara Mudah Mengolah Nasi Sisa Semalam Menjadi Cemilan Enak, Ada Cireng Hingga Pempek

2. Oles krim Capsaicin

Capsaicin, zat aktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas dan panas, sering dipakai sebagai bahan utama pembuatan krim penghilang rasa nyeri.

Sensasi panas dari krim capsaicin bisa mempengaruhi saraf-saraf penerima rangsangan di otak, sehingga bisa mengalihkan dari rasa nyeri sendi yang ada.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved