Breaking News:

Atlet Panjat Tebing Veddriq Raih Emas Pertama untuk Kalbar di Ajang Pon Papua

“Veddriq akhirnya berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Kontingen Kalimantan Barat pada PON XX Papua Cluster Mimika,” ujar Ketua Kontinge

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Atlet Panjat Tebing Kalimantan Barat Veddriq Leonardo berfoto bersama pelatih dan official cabor Panjat Tebing Kalbar, Jumat 1 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Veddriq Leonardo Atlet Panjat Tebing kebanggaan Kalimantan Barat berhasil merebut medali emas pertama untuk kontingen Kalimantan Barat pada perhelatan PON XX Papua, Jumat 1 Oktober 2021

Veddriq berhasil mengalahkan Atlet Panjat Tebing Jawa Barat pada laga Final Cabor Panjat Tebing di PON XX Papua Cluster Mimika.

“Veddriq akhirnya berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Kontingen Kalimantan Barat pada PON XX Papua Cluster Mimika,” ujar Ketua Kontingen Kalbar PON XX Papua Cluster Mimika Suhadi kepada Tribun Pontianak, Jumat 1 Oktober 2021.

Veddriq Leonardo dalam laga final berhasil mengalahkan Atlet Jawa Barat dengan catatan waktu 8,47 detik.

Suhadi mengatakan keberhasilan Veddriq ini di samping karena gigih dalam meraih prestasi, ia juga selalu memohon doa dan dukungan kepada kedua orang tuanya dan karena uluran Tangan Tuhan.

Suhadi menjelaskan kedua atlet dalam memperebutkan medali emas sempat terpeleset saat mulai pertandingan.

Sempat Terpeleset, Veddriq Atlet Panjang Dinding Kalbar Raih Emas Pertama Kalbar di PON XX Papua

“Saat mulai, kedua finalis terpeleset namun hanya Veddriq setelah terpeleset langsung bangkit dan memanjat,” kata Suhadi.

Sementara itu lawan Veddriq Atlet dari Jawa Barat, setelah terpeleset tidak lagi mampu melanjutkan memanjat. Sehingga Veddriq meraih kemenangan dalam tempo waktu 8,47 detik.

“Sementara itu waktu yang dicapai tidak cukup memecahkan rekor dunia, ia mencatat waktu 5,208 dan hari ini pada perhelatan PON XX Papua harus puas dengan catatat waktu 8,247 detik,” ujarnya.

Suhadi menjelaskan resiko Speed WR jika tidak konsen dalam bertanding bisa terpeleset. Bahkan bisa berakibat turunnya nilai waktu tempuh.

Suhadi yang juga Ketua Pengprov FTPI Kalimantan Barat mendukung langsung Atlet Panjat Tebing Kalbar dengan menyaksikan langsung partai final perebutan medali emas.

“Ikut merasa was-was dan bimbang, namun dukungan dari para penonton yang luar biasa untuk Kalimantan Barat, serta campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Suhadi

Suhadi pun bersyukur dan mengapresiasi Veddriq yang telah meraih emas pertama untuk Kontingen Kalbar.
“Kami bersyukur bisa mempersembahkan medali emas untuk masyarakat Kalimantan Barat,” tuturnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved