Breaking News:

Warga Desa Batu Ampar Minta PLN Berikan Kejelasan Tentang Seringnya Byarpet  

Ia mengatakan kerabnya listrik padam sangat mengganggu aktivitas masyarakat di Batu Ampar dan Padang Tikar. Apalagi banyak pelaku usaha yang sangat be

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ilustrasi
Masyarakat Menyalakan Lilin sebagai penerang lantaran Listrik Padam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Selama Sepekan terakhir warga di Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan kerabnya byarpet.

Satu di antara Pegiat Kepemudaan di Batu Ampar Yayan Sapardi mengatakan setiap pekan bisa terjadi tiga hingga empat kali listrik padam.

“Seminggu ini nih suke malah mati lampu jak, setiap abis magrib. Waktu padamnya juga lama bise lebih dari empat jam dan tengah malam baru hidup lagi,” ujarnya Yayan.

Ia mengatakan kerabnya listrik padam sangat mengganggu aktivitas masyarakat di Batu Ampar dan Padang Tikar. Apalagi banyak pelaku usaha yang sangat bergantung dengan kelistrikan PLN.

Ikatan Pemuda Kubu Raya Laksanakan Ekspedisi Tujuh Situs Budaya Dayak

“Musim Covid ini masyarakat sangat susah untuk mencari rezeki apalagi kalau sistem kelistrikan Batu Ampar yang sering mati itu sangat menggangu aktivitas masyarakat kecamatan Batu Ampar,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan dengan sikap petugas PLN yang ada di Batu Ampar yang tidak memberikan informasi yang jelas tentang alasan kenapa listrik sering padam. Sementara sebagai pelanggan, masyarakat rutin membayar tagihan listrik.

"Soal pemberitahuan dari pihak PLN kalau lampu dah mati baru membuat pemberitahuan. Yang parah kemarin tidak Ade pemberitahuan saat listrik padam sampai 4-5 jam," ujarnya.

“Kita kan perlu juga kejelasan, kalau memang ada jadwal pemadaman mungkin kita bisa maklum. Kita sebagai pelanggan kalau telat bayar sebentar saja langsung ada pemberitahuan,” kesalnya.

Dirinya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan solusi atas kejadian tersebut.

Ia juga berharap kepada pihak legislatif DPRD Kubu Raya dapat memberikan kontribusi serta alternatif solusi terhadap permasalahan tersebut.

“Termasuk juga pihak eksekutif yakni pemkab kubu aya mungkin bisa saling beerkoordinasi dengan PLN terkait keresahan masyarakat kecamatan Batu Ampar yang sering terjadi pemadaman Listrik,” ujarnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Kubu Raya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved