Tanaman Hias Asal Kapuas Hulu Mahal di Luar Negeri

Angeline menuturkan, kalau dirinya bersama Bupati Landak Karolin Margret Natasa telah mengadakan webinar terkait potensi tanaman hias ini.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco Fransiskus Diaan saat menyerahkan sertifikat vaksin ke masyarakat Kecamatan Bika', waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco Fransiskus Diaan, menyatakan, Kapuas Hulu sangat terkenal di dunia tanaman hias, dan begitu banyak tanaman hias Kapuas Hulu yang dibawa keluar.

"Pelaku ekonomi banyak jual tanaman endemik Kapuas Hulu, 1 tanaman ada yang 5 juta bahkan ada yang belasan juta rupiah. Potensi ini harus warga Kapuas Hulu tangkap," ujarnya kepada wartawan, Senin 27 September 2021.

Dijelaskannya, kelestarian alam dan keanekaragaman hayati di Kabupaten Kapuas Hulu bak harta karun, selain ikan arwana, madu dan kratom yang sudah menyentuh pasar mancanegara, sekarang ada lagi tanaman hias.

"Peluang usaha terkait tanaman hias ini asal Kapuas Hulu sering dipajang di luar negeri. Tanaman yang ada di hutan Kapuas Hulu dibawa ke negara lain dan dipamerkan, harganya pun cukup mahal," ucapnya.

Bupati Kapuas Hulu dan Asosiasi Pengusaha Keratom Akan Sampaikan Aspirasi ke DPR RI

Angeline menuturkan, kalau dirinya bersama Bupati Landak Karolin Margret Natasa telah mengadakan webinar terkait potensi tanaman hias ini.

"Aspek yang perlu diperhatikan tentunya bukan sekedar potensi pasar, tetapi pelestarian tanaman hias itu sendiri," ujarnya.

Dimana ke depan peluang ini harus di imbangi dengan pelestarian. "Jangan sampai hanya mengambil tapi tidak dilestarikan, jangan sampai tanaman Kapuas Hulu yang terkenal itu habis di daerah ini," ucapnya.

Tambah Angeline, sebagai Ketua TP PKK Kapuas Hulu dan juga Ketua Dekranasda Kapuas Hulu dirinya akan mencoba membuat kampung percontohan terkait usaha tanaman hias tersebut.

"Hal ini merupakan program yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Wacana saya ada kampung yang kembangkan tanaman hias. Kita akan coba bawa pengiat tanaman hias dari Jakarta," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved