Bagaimana Proses Pencernaan Hewan Ruminansia?
Hewan ruminansia memakan daun dan rumput untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.
4. Pencernaan pada omasum
Omasum adalah lambung ketiga yang dimiliki hewan ruminansia.
Disebut sebagai perut buku, omasum memiliki lipatan-lipatan seperti buku.
Proses pencernaan pada omasum masih termasuk fermentasi mikroorganisme.
Selain itu, omasum juga berfungsi mengatur arus ingesta ke abomasum dan menyaring partikel yang besar.
5. Pencernaan pada abomasum
Abomasum terbagi menjadi tiga, yakni florika (sekresi mukus), fundika (sekresi pepsinogen, renin, dan mukus), serta kardia (sekresi mukus).
Abomasum adalah tempat permulaan pencernaan protein dan pengatur arus digesta ke duodenum.
6. Pencernaan pada usus halus
Usus halus terdiri dari duodenum, jejenum, dan ileum.
Bakteri dari lambung tidak bisa hidup di duodenum karena kondisi asam dalam duodenum.
Dalam tahap pencernaan ini, makanan akan dicerna dengan bantuan enzim dari dinding usus sehingga partikelnya lebih halus.
7. Pencernaan pada usus besar
Sisa-sisa dari proses pencernaan sebelumnya akan didorong ke usus besar.
Sisa pencernaan tersebut masih memiliki mineral dan air yang akan diserap di usus besar.
Seluruh zat yang diserap akan didistribusikan ke seluruh tubuh, sedangkan sisa pencernaan akan dikeluarkan melalui rektum.
Sumber: Tribunnews, Kompas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pemerah-susu-sapi-di-peternakan-sapi-adalah-contoh-hewan-ruminansia.jpg)