Bagaimana Proses Pencernaan Hewan Ruminansia?

Hewan ruminansia memakan daun dan rumput untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Tayang:
Editor: Nasaruddin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pemerah susu sapi di peternakan. Sapi adalah contoh hewan ruminansia. 

Dilansir dari Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Lebak, berikut adalah penjelasan mengenai proses pencernaan pada hewan ruminansia.

1. Pencernaan secara mekanis

Pencernaan secara mekanis dilakukan di dalam mulut.

Makanan yang sudah dikunyah di dalam mulut, setelah istirahat, akan dikeluarkan kembali, dan dikunyah lebih halus.

Proses pencernaan ini dibantu oleh air liur atau saliva untuk membuat proses pengunyahan lebih mudah.

Selain itu, air liur juga membantu menetralkan asam dari pakan ternak saat masuk ke dalam rumen.

2. Pencernaan pada rumen

Rumen adalah perut besar dan merupakan bagian lambung paling besar dalam pencernaan hewan ruminansia.

Fungsi rumen adalah sebagai tempat fermentasi oleh mikroba, tempat absorbsi VFA, dan tempat pencampuran makanan.

Rumen sapi memiliki jenis bakteri yang berbeda dengan jumlah yang sangat banyak.

Selain itu, terdapat beberapa tipe protozoa yang membantu memanfaatkan serat dari bahan pakan dan sumber nitrogen non protein.

3. Pencernaan pada retikulum

Retikulum adalah organ pencernaan hewan ruminansia yang bagian dalamnya mirip dengan jala sehingga disebut juga perut jala.

Fungsi retikulum adalah sebagai tempat fermentasi pakan oleh mikroorganisme.

Hasil fermentasi dari retikulum adalah VFA, amonia, dan air.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved