Pola Hidup Sehat
PENYEBAB Kanker Serviks, Ini Virus Penyebab Kanker Serviks dan Jenis Vaksin Cegah Kanker Serviks
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, setidaknya dilaporkan ada 15.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya yang terjadi di Indonesia.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim yang tidak normal, dan berkembang terus tanpa terkendali.
Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menelan korban pada wanita di seluruh penjuru dunia.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, setidaknya dilaporkan ada 15.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya yang terjadi di Indonesia.
Sayangnya, deteksi dini seperti dengan tes pap smear rutin masih belum menjadi perhatian umum.
Apalagi kanker serviks ini juga tidak akan menunjukkan gejala pada tahap awal.
Gejala baru muncul saat kanker sudah mulai menyebar dan memasuki tahap stadium lanjut.
Dalam banyak kasus, kanker serviks ini juga berkaitan erat dengan infeksi menular seksual (IMS).
Kanker ini sering kali masih bisa disembuhkan jika ditemukan sejak awal.
Selain itu, ada beberapa metode untuk mengendalikan risiko kanker leher rahim, yang membuat angka kasus kanker ini menurun.
Berbagai Jenis Vaksin Kanker Serviks
Ada banyak varian virus HPV, dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan kanker serviks.
Oleh karena itu, vaksin kanker serviks juga tersedia dalam beberapa jenis, sesuai dengan perlindungan terhadap varian virus HPV.
Berikut adalah beberapa jenis vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah kanker serviks:
- Vaksin Cervarix
Vaksin Cervarix digunakan untuk mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi HPV-16 dan HPV-18.
Vaksin ini bisa diberikan kepada wanita berusia 9–25 tahun.
- Vaksin Gardasil
Vaksin Gardasil digunakan untuk mencegah kanker serviks, kanker vulva, serta kanker pada vagina dan anus.
Selain mencegah infeksi yang disebabkan HPV-16 dan HPV-18, vaksin ini juga bisa menangkal infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil kelamin.
Pemberian vaksin ini dapat dilakukan pada pria maupun wanita, mulai usia 9–26 tahun.
- Vaksin Gardasil 9
Cakupan pencegahan infeksi HPV dari vaksin ini lebih luas daripada vaksin Gardasil sebelumnya, yaitu mencakup HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV-52, dan HPV-58 yang juga merupakan penyebab kanker serviks.
Pemberian vaksin ini dapat dilakukan pada pria maupun wanita, mulai usia 9–45 tahun.
Ciri-Ciri Kanker Serviks yang perlu Diwaspadai
Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyakit kanker yang menyerang leher rahim dan disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV.
Pada awal diderita, kanker serviks kerap tidak menimbulkan gejala sehingga sering kali baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut.
Meski demikian, beberapa hal bisa menjadi bagian dari ciri-ciri kanker serviks, seperti dilansir dari alodokter.com berikut ini:
1. Pendarahan vagina yang tidak normal
Ketika wanita menderita kanker serviks, gejala yang biasanya muncul adalah perdarahan yang tidak normal pada vagina.
Perdarahan yang dialami bisa lebih banyak atau pun lebih sedikit dari menstruasi biasanya.
Selain itu, perdaharan juga dapat terjadi di antara periode menstruasi, terjadi pada wanita yang sudah menopause, atau saat sedang berhubungan seksual.
• KANKER Limfoma Ditandai Benjolan di Leher, Kenali Gejala dan Penyebab Kanker Limfoma
2. Keputihan yang tidak biasa
Ciri-ciri kanker serviks lainnya adalah keputihan yang tidak normal.
Lendir pada keputihan akan mengalami perubahan warna, memiliki aroma yang tidak sedap atau bau, serta terjadi perubahan tekstur dan konsistensi cairan vagina.
Meski demikian, keputihan yang tidak biasa ini juga bisa disebabkan oleh penyakit lain, sehingga Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter saat mengalaminya.
3. Nyeri saat berhubungan intim
Pada stadium lanjut, tanda yang muncul dapat lebih beragam, salah satunya adalah nyeri panggul saat berhubungan intim.
Nyeri ini menimbulkan rasa tidak nyaman sewaktu berhubungan intim.
Jika Anda merasakan keluhan ini, segera periksakan diri ke dokter guna memastikan penyebabnya.
Pasalnya, selain dikaitkan dengan penyakit kanker serviks, keluhan ini juga dapat dipicu oleh penyakit lain, seperti endometriosis atau fibroid.
• KENALI KANKER Nasofaring Stadium 4, Gejala Kanker Ini Pembengkakan di Leher
4. Frekuensi buang air kecil meningkat
Sakit saat buang air kecil dan tidak bisa menahan keinginan untuk buang air kecil juga menjadi gejala atau ciri-ciri kanker serviks.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh mengelilingi leher rahim, lalu menyebar hingga ke kandung kemih.
Namun gejala ini juga bisa muncul akibat infeksi saluran kemih (ISK), sehingga Anda perlu untuk ke dokter untuk memastikannya.
5. Mudah lelah
Ciri lain yang akan muncul saat Anda menderita kanker serviks adalah mudah lelah.
Kondisi ini terjadi akibat perdarahan yang tidak normal pada vagina, sehingga lama kelamaan tubuh mengalami kekurangan sel darah merah (anemia) yang menyebabkan munculnya rasa lelah.
Rasa lelah yang dirasakan biasanya akan berlangsung setiap saat dan tidak hilang meskipun Anda telah beristirahat cukup.
6. Pembengkakan di salah satu tungkai
Ketika kanker serviks memasuki stadium lanjut, biasanya akan menimbulkan berbagai komplikasi.
Salah satunya adalah pembengkakan pada tungkai.
Kondisi ini dapat terjadi ketika sel kanker menekan pembuluh darah di panggul, sehingga menghambat sirkulasi darah ke tungkai.
Akibatnya, terjadi penimbunan cairan yang membuat tungkai menjadi bengkak.
• BEDA Penyakit Hilang Rasa dan Bau Akibat Covid 19 dan Flu Biasa
7. Kehilangan nafsu makan
Ciri-ciri kanker serviks berikutnya adalah penurunan atau kehilangan nafsu makan.
Hal ini dikarenakan penyebaran sel kanker dapat membuat metabolisme tubuh berubah sehingga berpengaruh terhadap nafsu makan Anda.
Selain itu, penurunan berat badan drastis yang tidak diketahui penyebabnya, juga perlu dicurigai sebagai gejala kanker.
8. Sembelit
Jika kanker serviks telah menyebar hingga ke usus besar, akan berpotensi menyebabkan konstipasi atau sembelit.
Kondisi ini dapat terjadi saat kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut.
9. Bercak darah di urine (hematuria)
Jika sedang berkemih dan melihat urine bercampur darah, segera konsultasikan ke dokter. Bisa jadi itu merupakan salah satu tanda Anda terkena kanker serviks.
10. Keluar urine atau fases dari vagina
Kanker serviks dapat juga memengaruhi fungsi vagina.
Saat sudah memasuki stadium lanjut, kanker servis dapat menimbulkan kebocoran urine atau keluarnya tinja dari vagina.
Hal ini bisa terjadi akibat terbentuknya fistula antara vagina dan saluran kemih, atau fistula ani antara vagina dan anus, sehingga urine dan fases dapat melewati vagina.
Berbagai ciri-ciri kanker serviks di atas bisa juga disebabkan oleh penyakit atau kondisi lain pada tubuh Anda. Bagi wanita yang sudah aktif berhubungan seksual, disarankan melakukan pap smear setidaknya tiga sampai lima tahun sekali, atau ikuti anjuran dokter.
Stadium Kanker Serviks
Tahap atau stadium digunakan untuk menjelaskan tingkat penyebaran kanker.
Semakin tinggi stadium kanker, maka semakin luas penyebarannya.
Pada tahap awal, kanker serviks bisa dimulai dari adanya displasia serviks.
Dilansir dari alodokter, berikut ini adalah stadium kanker serviks berdasarkan penyebarannya:
Stadium 1
- Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim, tetapi belum menyebar ke luar rahim.
- Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
- Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.
Stadium 2
- Kanker sudah menyebar ke rahim, namun belum menyebar hingga ke bagian bawah vagina atau dinding panggul.
- Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
- Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.
Stadium 3
- Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina, serta menekan saluran kemih dan menyebabkan hidronefrosis.
- Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
Stadium 4
- Kanker serviks stadium 4 telah menyebar ke organ lain, seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus, atau tulang.
Penelitian mengungkapkan bahwa angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung stadium yang dialami.
Meskipun demikian, angka harapan hidup hanya hitungan persentase penderita yang masih hidup, lima tahun setelah didiagnosis menderita kanker serviks.
Sebagai contoh, angka harapan hidup 80% berarti 80 dari 100 penderita bertahan hidup 5 tahun setelah terdiagnosis kanker serviks.
Perlu diketahui, banyak penderita yang hidup lebih dari 5 tahun setelah didiagnosis kanker serviks.
• WORTEL Terbukti Mampu Melawan Kanker, Perempuan Ini Sembuh Dari Kanker Paru-paru & Usus Besar
Berikut adalah angka harapan hidup pada penderita kanker serviks berdasarkan stadium yang dialami:
- Stadium 1 – 80-93%
- Stadium 2 – 58-63%
- Stadium 3 – 32-35%
- Stadium 4 – 15-16%.
Penyebab Kanker Serviks
Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks.
Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18.
Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit.
Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.
Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat.
Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia kurang dari 16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks).
Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penyebab-kanker-serviks.jpg)