Wabup Sintang Sudiyanto Meninggal Dunia, Jarot Winarno : Selamat Jalan Kawan
Saya memilih wakil bupati yang juga mau hidup sederhana, merakyat, mau selalu menyapa masyarakatnya. Saya pilih Sudiyanto. Kami sudah tua
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - “Manusia itu baru ada gunanya apabila berguna bagi sesamanya. Makanya, kami mewakafkan sisa umur kami menghibahkan untuk masyarakat Sintang”.
Kalimat itu keluar dari mulut Sudiyanto pada 9 September 2020. Tak banyak orasi politik yang keluar dari seorang Sudiyanto untuk pertama kalinya tampil di atas panggung sebagai bakal calon wakil bupati sintang di depan pendukung dan simpatisan pasangan Jarot-Sudiyanto saat deklarasi koalisi Adil Bersatu.
Itulah sosok Sudiyanto. Irit bicara. Ulet bekerja. Kini, sosok yang dikenal sebagai seorang pemimpin rendah hati, sederhana dan santun itu kini telah tiada. Wakil Bupati Sintang periode 2021—2026 itu meninggal dunia di usia 60 tahun.
Sudiyanto dinyatakan meninggal dunia oleh dokter pada Sabtu, 18 September 2021 di RSCM Jakarta karena sakit.
• Pimpin Upacara Pemakaman Wabup Sintang Sudiyanto, Yosepha Hasnah : Selamat Jalan Teman Masa Kecilku
Sudiyanto, bukan seorang politikus. Dia hanya seorang birokrat, pensiunan Aparatus Sipil Negara, yang mengawali jenjang karirnya sebagai abdi Negara sebagai Kasubag Administrasi Kependudukan dinas PKT Kabupaten Sintang mulai tahun 1997—2001.
Lulusan Fakultas Hukum Untan Pontianak angkatan 82 ini menduduki jabatan struktural sebagai Camat Sepauk, sampai dengan 2006.
(Simak berita terbaru dari Sintang)
Anak dari pasangan Yohanes Beda dan Maria Panta, pernah menjadi Asisten Administrasi dan Umum Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi Tahun 2009. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi Tahun 2010. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Melawi Tahun 2010.
Sudiyanto pernah menjadi Asisten Ekonomi dan Kesra Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi Tahun 2013. Kemudian Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi Kabupaten Melawi Tahun 2014. Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi Tahun 2016. Dan terakhir sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang.
Pada tahun 2020, Pak Udit mengajukan pensiun dini sebagai ASN. Dia dipinang oleh petahana Jarot Winarno untuk menjadi pendampingnya sebagai bakal calon wakil bupati.
“Saya memilih wakil bupati yang juga mau hidup sederhana, merakyat, mau selalu menyapa masyarakatnya. Saya pilih Sudiyanto. Kami sudah tua,” kata Jarot saat berorasi mengenalkan pasangannya pada Pilbup 2020.
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui primemover pembangunan dari pinggiran, itulah motivasi pencalonan yang ditulis Sudiyanto dalam daftar riwayat hidupnya sebagai bakal calon Bupati yang diserahkan ke KPU sebagai syarat pencalonan.
Baru kali pertama terjun ke dunia politik, Sudiyanto mendapat hati masyarakat. Pasangan Jarot Winarno-Sudiyanto memperoleh suara terbanyak dan dilantik sebagai pasangan Bupati dan wakil bupati Sintang oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji pada 26 Februari 2021.
Sudiyanto, lahir di Entajak, Kecamatan Sepauk, pada 10 Juni 1961. Dia memiliki dua anak laki-laki, buah pernikahannya dengan seorang wanita bernama Maria Magdalena.
Tak ada yang berubah dari Sudiyanto seorang ASN maupun wakil bupati sintang. Dia masih Sudiyanto yang sederhana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/920-agus-1.jpg)