Cerita Kadiskes Sintang Sukses Menyuntikan Vaksin Covid-19 Pada 926 Pelajar Waktu 3 Jam 3 Menit

Sinto mulai melakukan vaksinasi pukul 08.41 wib sampai dengan jam 11.43 WIB totalnya 926 pelajar yang disuntik vaksin olehnya hanya dalam 3 jam.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh berhasil menyuntik vaksin pada lebih dari 900 pelajar di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kurang dari 4 jam. Vaksinasi massal pelajar digelar di halaman SMPN 1 Sintang, Jalan Apang Semangai, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kamis 16 September 2021. Sinto mulai melakukan vaksinasi pukul 08.41 wib sampai dengan jam 11.43 wib totalnya 926 pelajar yang disuntik vaksin olehnya hanya dalam 3 jam 3 menit. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Saat ini pemerintah tengah gencar melakukan vaksinasi terhadap masyarakat tak terkecuali para pelajar.

Hal itulah yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sintang guna mempercepat herd immunity.

Sasaran vaksinasi mengarah pada para pelajar.

Apalagi hampir dua tahun proses belajar mengajar telah ditiadaka guna mecegah serta memutus rantai penularan Covid-19.

Saat melakukan vaksin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh membagikan ceritanya.

Harysinto Linoh menceritakan jika dirinya berhasil menyuntik vaksin pada lebih dari 900 pelajar di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kurang dari 4 jam.

Vaksinasi massal pelajar digelar di halaman SMPN 1 Sintang, Jalan Apang Semangai, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kamis 16 September 2021.

Sinto mulai melakukan vaksinasi pukul 08.41 wib sampai dengan jam 11.43 WIB totalnya 926 pelajar yang disuntik vaksin olehnya hanya dalam 3 jam 3 menit.

Cari Lokasi Vaksin Covid-19 Terdekat Saat Ini, Klik https://covid19.go.id/faskesvaksin

Pelajar yang divaksin tidak hanya berasal dari peserta didik SMPN 1 Sintang, tapi juga berasal dari pelajar lain yang berada di sekitar Kecamatan Sintang.

Antusias pelajar yang mengikuti vaksinasi membludak di SMPN 1 Sintang, sejak Kamis pagi.

Puluhan tim penyelidikan epidemiologi disiagakan untuk melakukan screning terhadap pelajar sebelum menerima vaksin.

Vaksinasi khusus pelajar dibuka untuk usia 12 sampai dengan 17 tahun.

Setelah dilakukan screening, para pelajar langsung diarahkan untuk duduk di kursi yang sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan. Total ada 105 kursi yang disiapkan di halaman SMPN 1 Sintang.

Sinto bergerak cekatan menyuntik vaksin satu demi satu pelajar yang sudah duduk berjarak. Untuk memudahkan proses vaksinasi, dosis vaksin sinovac dimasukan ke jarum suntik pada kamis pagi sebelum pelaksanaan.

Metode itu memudahkan vaksinator untuk langsung melakukan vaksinasi tanpa harus menunggu. Dosis vaksin yang sudah siap disuntikan ke lengan penerima itu tinggal dibawa keliling oleh tim. Sinto, sebagai vaksinator langsung mendekati penerima vaksin secara bergilir. Ketika kursi kosong, langsung diisi, supaya mencapai target 1000 pelajar yang divaksin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved