SMA Negeri 2 Teluk Batang Kayong Utara Pelopor Vaksin Tingkat Sekolah Menengah Atas

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Teluk Batang, Desa Masbangun, Kecamatan Teluk Batang, Kabupate Kayong Utara, Provinsi K

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pihak SMA Negeri 2 Teluk Batang dan Tim Satgas Covid-19 Teluk Batang Serta Pihak Desa Masbangun laksanakan giat vaksinasi untuk siswa-siswi, Minggu 19 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Melihat perkembangan dari pandemi Covid-19 di Kabupaten Kayong Utara yang masih bergejolak, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Teluk Batang menginisiasi kegiatan vaksinasi terhadap siswa-siswi dengan tahapan izin dari orang tua secara bermaterai.

Kepala SMA Negeri 2 Teluk Batang, Joko Wusono mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan mencegah terjadinya sesuai yang tidak dinginkan dan pernyatan ini sangat penting bagi pelaksanaan vaksinasi terhadap siswa/siswi.

“Ini dilakukan untuk mencegah penyesalan, dan masalah dikemudian hari sehingga surat pernyataan ini mejadi penting,” terang Joko Wusono, Minggu 19 September 2021.

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Teluk Batang, Desa Masbangun, Kecamatan Teluk Batang, Kabupate Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut tidak hanya pihak SMA Negeri 2 Teluk batang yang terlibat dan ikut andil, namun juga dibantu oleh pihak Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan diantaranya dari Danramil, Polsek Teluk Batang, Puskesmas Teluk Batang serta dijembatani oleh pihak Desa Masbangun.

Kadis SP3APMD Kayong Utara Sampaikan Tanggapan Terkait Rakor Penyaluran Bantuan Beras

“Kegiatan ini merupakan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya vaksin, sehingga penyebaran Covid-19 ini tidak meluas dan mudah – mudahan dengan upaya ini membantu Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 sehingga siswa yang berinteraksi walaupun pembelajaran daring tidak saling menularkan," tambahnya.

"Dan harapannya, semua siswa bisa vaksin sehingga dapat melakukan pertemuan tatap muka (PTM) secara terbatas dibagi oleh sesi- sesi agar siswa bisa belajar maksimal," ungkap Joko.

Berbekal sosialisasi mengenai pentingnya vaksin dengan orang tua dan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten, bahwa Kabupaten kayong utara saat ini berada di zona kuning.

"Menguatkan kami untuk mendorong para siswa/siswi Sekolah Menengah Atas dan Alhamdulillah sekitar 5 persen lagi siswa kami yang belum divaksin. Setelah discreening Dokter karena penyakit bawaaan dan beberapa hal lainnya,” pungkas Joko Wusono. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved